
Cuitan Macron di Platform X:"Konferensi tentang solusi dua negara yang akan kami pimpin bersama harus memungkinkan dibukanya kembali prospek politik yang bermanfaat bagi Israel maupun Palestina.". Credit: Platform X.
Seruan untuk Gencatan Senjata
Macron dan Putra Mahkota Saudi secara tegas mengutuk dimulainya kembali serangan Israel di Gaza, menyerukan gencatan senjata segera untuk melindungi warga sipil dan membebaskan sandera.
Serangan udara Israel, yang dilancarkan sebagai respons terhadap penolakan Hamas untuk membebaskan sandera, telah menyebabkan ratusan korban jiwa dalam waktu singkat, memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.
Dalam upaya mencapai perdamaian jangka panjang, Macron menegaskan komitmennya terhadap solusi dua negara, sebuah visi yang juga didukung oleh Arab Saudi. Konferensi yang akan datang di PBB pada Juni diharapkan menjadi langkah penting untuk menghidupkan kembali proses perdamaian yang telah lama terhenti.
Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Raja Yordania, Abdullah II, Macron menegaskan bahwa "tidak ada solusi militer di wilayah Palestina," menyerukan penghentian permanen permusuhan dan pembebasan semua sandera.
Ia juga menyinggung tentang "kekalahan Hamas" dan melemahnya Hizbullah di Libanon, menilai bahwa "poros perlawanan saat ini hanyalah ilusi." Raja Yordania, Abdullah II, menggambarkan situasi saat ini sebagai "fase yang sangat berbahaya" yang memperburuk "bencana kemanusiaan yang sudah mengerikan."
Inisiatif diplomatik ini, yang dipimpin oleh Macron dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, menandai upaya signifikan untuk mengatasi krisis multidimensi di Timur Tengah.
Keberhasilan konferensi yang direncanakan akan sangat bergantung pada komitmen semua pihak untuk mengedepankan dialog dan solusi damai, demi masa depan yang lebih stabil dan sejahtera bagi kawasan ini.(*)