Karir
Makassar

Dari Timur Indonesia, Makassar Bisa Tonji, Semangat MTE 2026 Cetak Talenta Unggul

MTE 2026 - Insight Sinergi Talenta, lembaga konsultan pengembangan organisasi dan SDM yang berbasis di Makassar menggelar Makassar Talent Expo (MTE) 2026 di The Rinra Hotel Makassar, 11-12 April 2026. (Unhas TV / Zahra Tsabita)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Makassar kembali menegaskan perannya sebagai salah satu pusat pengembangan sumber daya manusia di kawasan timur Indonesia.

Melalui Makassar Talent Expo (MTE) 2026, kota ini berupaya mempertemukan talenta muda dengan dunia industri dalam satu ruang kolaborasi yang terarah.

Kegiatan yang digelar di The Rinra Hotel Makassar pada 11-12 April 2026 itu diinisiasi oleh Insight Sinergi Talenta, lembaga konsultan pengembangan organisasi dan sumber daya manusia yang berbasis di Makassar.

Makassar Talent Expo atau MTE 2026 dirancang bukan sekadar forum seminar. Ajang ini mengusung tema “East Side Grit: Membangun Sumber Daya Manusia Tangguh dari Timur Indonesia.”

Panitia menyusun MTE 2026 sebagai ekosistem pengembangan talenta yang mempertemukan mahasiswa, profesional muda, akademisi, pelaku industri, hingga pemangku kepentingan.

Selama dua hari, agenda yang disiapkan meliputi seminar nasional, leadership talk, panel discussion, dan workforce development session.

Salah satu program yang paling banyak diminati adalah Career Starter Clinic. Dalam sesi ini, peserta mendapat layanan konsultasi karier secara langsung, mulai dari review curriculum vitae, umpan balik untuk profil LinkedIn, hingga simulasi wawancara kerja bersama praktisi human capital dan profesional industri.

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyambut positif penyelenggaraan kegiatan tersebut. Pelaksana Tugas Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kota Makassar, Drs A. Irwan Bangsawan MSi, menilai expo semacam ini penting untuk memperluas ruang pertemuan antara generasi muda dengan peluang pengembangan diri.

“Acara ini luar biasa karena talent expo mencari dan mengembangkan kemampuan. Untuk menciptakan sumber daya berkualitas, kegiatan seperti ini memang harus diadakan. Mereka bertemu, saling berdiskusi, dan mendapatkan informasi,” kata Irwan.

Ia berharap rangkaian kegiatan selama dua hari itu memberi dampak nyata bagi peserta. Menurut dia, talenta muda tidak hanya didorong menjadi pencari kerja, tetapi juga diarahkan untuk membangun jiwa kewirausahaan.

“Kalau bisa mereka menjadi entrepreneur, punya usaha sendiri, berkembang usahanya, dan itu membangkitkan perekonomian,” ujarnya.

Irwan juga berpesan agar generasi muda membangun karakter sebagai pembeda. Menurut dia, daya juang, kualitas hidup, dan keteguhan karakter menjadi bekal utama dalam menghadapi persaingan.

Tantangan Dunia Kerja 

Sementara itu, Founder Insight Sinergi Talenta, Fauziah Zulfitri, menegaskan tantangan dunia kerja kini tidak bisa dijawab dengan ijazah semata. Industri, kata dia, membutuhkan orang yang bukan hanya siap bekerja, melainkan siap belajar dan beradaptasi.

“Kenyataannya, ijazah saja tidak cukup. Yang dibutuhkan industri bukan orang yang siap kerja, tapi orang yang siap untuk belajar,” kata Fauziah. Menurut dia, proses belajar itu menuntut kekuatan mental dan daya tahan.

Karena itu, dalam MTE 2026 panitia memperkenalkan konsep GRID, yang ia sebut sebagai perpaduan antara passion dan perseverance.

Konsep ini menekankan bahwa cita-cita besar harus ditopang oleh daya juang yang kuat. “Percuma punya keinginan besar kalau daya juangnya tidak ada,” ujarnya.

Fauziah secara khusus mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya menggantungkan masa depan pada gelar akademik. Ia mendorong pelajar untuk terus membangun kebiasaan belajar, membuka diri terhadap masukan, dan melatih ketangguhan pribadi.

“Mari kita andalkan kekuatan kita untuk terus-menerus mau belajar. Dari Timur Indonesia, Makassar bisa tonji,” kata dia.

Makassar Talent Expo 2026 merupakan penyelenggaraan kedua setelah kegiatan serupa sukses digelar pada 2024.

Menjelang puncak acara tahun ini, panitia lebih dulu mengadakan rangkaian Road to Makassar Talent Expo sejak Januari 2026. Program itu meliputi webinar, coaching, mentoring, dan kompetisi esai.

Melalui agenda tersebut, MTE 2026 ingin menegaskan satu pesan: talenta unggul tak lahir dari ijazah semata, melainkan dari keberanian belajar, karakter yang kuat, dan daya juang yang terpelihara.

Dengan acara ini, diharapkan akan lahir lebih banyak talenta dari kawasan Timur Indonesia yang mampu bersaing di tingkat nasional dan global. Sebagaimana dikatakan Fauziah Zulfitri, "Dari Timur Indonesia, Makassar Bisa Tonji".

(Zahra Tsabitha Sucheng / Unhas TV)