Pendidikan

Dorong Reputasi Global, FKM Unhas Gelar Workshop dan Penandatanganan Kinerja

WORKSHOP. FKM Unhas menggelar Workshop Peningkatan Ranking Global Universitas Hasanuddin di Unhas Hotel & Convention, Selasa (10/2/2026). Langkah strategis FKM Unhas ini mendukung peningkatan reputasi global universitas. (unhas tv/moh resha maharam)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Workshop Peningkatan Ranking Global Universitas Hasanuddin di Unhas Hotel & Convention, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kinerja ini menjadi langkah strategis FKM Unhas dalam mendukung peningkatan reputasi global universitas.

Dekan FKM Unhas, Prof Sukri Palutturi SKM Mkes MSc PH PhD, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki dua agenda utama.

Agenda pertama berfokus pada pengkajian dan perumusan strategi peningkatan peringkat global Unhas, khususnya dari kontribusi bidang keilmuan kesehatan masyarakat.

“Hari ini kita menggali dan mengkaji strategi peningkatan ranking global Universitas Hasanuddin, terutama dari aspek keilmuan kesehatan masyarakat," ujar Prof Sukri.

"Karena itu, kami menghadirkan seluruh pimpinan departemen, para wakil dekan, GPM (Gugus Penjamin Mutu), hingga Ketua dan Sekretaris Senat untuk memberikan masukan strategis,” lanjutnya.

Menurut Sukri, keterlibatan seluruh unsur pimpinan fakultas diperlukan agar strategi yang dirumuskan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa FKM Unhas memiliki peran penting dalam mendukung capaian reputasi global universitas.

Agenda kedua dalam kegiatan tersebut adalah penandatanganan perjanjian kinerja antara Dekan FKM Unhas dengan para Wakil Dekan, GPM, serta pimpinan departemen. Perjanjian ini merupakan tindak lanjut dari kontrak kinerja antara Rektor Unhas dan Dekan fakultas.

“Target yang dibebankan kepada fakultas tidak sedikit. Karena itu, kami perlu mendetailkan pembagian tugas agar peran setiap unit dapat berjalan lebih optimal dan maksimal,” jelasnya.

Dalam workshop tersebut, Sukri juga menyinggung pentingnya publikasi ilmiah di jurnal bereputasi internasional sebagai salah satu indikator utama peningkatan reputasi global.

Ia menyebut kebijakan Rektor Unhas yang mendorong optimalisasi publikasi pada jurnal Q1 sebagai langkah strategis.

“Q1 menjadi salah satu poin utama dalam publikasi. Kami mendorong dosen penerima hibah, mahasiswa doktoral, termasuk mahasiswa PMDSU, Riset, dan TRG di FKM Unhas untuk lebih optimistis dan aktif mempublikasikan karya ilmiahnya,” katanya.

Ia berharap seluruh pimpinan departemen dapat mengoptimalkan sumber daya manusia dan sumber daya yang dimiliki sesuai dengan target yang diturunkan dari universitas.

Selain itu, peran Wakil Dekan dan GPM juga diharapkan mampu memperkuat capaian kinerja sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

(Achmad Ghiffary M / Moh Resha Maharam / Unhas TV)