LONDON, UNHAS.TV - Michael Carrick mulai menyusun rencana jangka panjang di Manchester United seiring meningkatnya peluangnya untuk dipermanenkan sebagai pelatih kepala.
Penunjukan Carrick hingga akhir musim yang semula bersifat sementara kini berubah menjadi momentum konsolidasi setelah rentetan hasil positif.
Dalam tujuh laga sejak ditunjuk tujuh pekan lalu, United meraih enam kemenangan dan satu hasil imbang. Tren itu mendongkrak posisi klub ke peringkat ketiga klasemen Premier League — pertama kalinya sejak mereka finis di posisi tersebut pada Mei 2023.
Dengan belum adanya kandidat eksternal yang menonjol, jabatan pelatih kepala kian terlihat sebagai “milik Carrick untuk dilepas”.
Agen Carrick, Jo Tongue, terlihat bersama dengan direksi Old Trafford saat United menundukkan Crystal Palace, akhir pekan lalu.
Sinyal dukungan itu muncul menjelang laga tandang krusial ke markas Newcastle United di St James’ Park, Rabu malam. United belum pernah menang di stadion tersebut dengan kehadiran penonton sejak Desember 2018.
Kemenangan atas klub masa kecilnya akan menjadi catatan penting lain bagi Carrick. Namun pelatih berusia 44 tahun itu memilih meredam spekulasi soal masa depannya. Ketika ditanya apakah rekornya memberi peluang besar untuk bertahan musim depan, ia hanya tertawa.
“Ini akan ditanyakan setiap pekan, bukan?” ujar Carrick. “Saya mencintai berada di sini dan melakukan pekerjaan ini. Sejak awal saya katakan, saya tidak membuat keputusan untuk jangka pendek atau solusi cepat.
"Tanggung jawab saya, berapa pun lama di sini, adalah membuat keputusan terbaik untuk klub dalam jangka panjang.”
Ia menegaskan, kemenangan memang membantu, tetapi fokusnya tetap pada stabilitas dan pembangunan fondasi tim. “Kami akan lihat di mana akhirnya nanti,” katanya.
Tertinggal 13 Poin dari Puncak
United kini terpaut 13 poin dari dua pemuncak klasemen, Arsenal dan Manchester City. Ironisnya, dua kemenangan pertama Carrick pada Januari justru diraih atas dua rival tersebut.
Klub menargetkan gelar liga pada 2028, namun pertanyaan tentang peluang perebutan gelar musim ini tetap mengemuka.
“Dalam sepak bola, Anda tak bisa menutup kemungkinan apa pun. Tapi kami harus realistis,” kata Carrick. Ia menyebut dua tim di atas sebagai “fantastis” dan menekankan pentingnya kesabaran.
“Kami sedang dalam tren bagus, tapi tidak boleh terlena. Kami harus terus menang dan melihat ke mana itu membawa kami.”
Carrick mengakui butuh banyak kemenangan untuk benar-benar masuk dalam perburuan gelar. Agenda terdekat adalah laga kontra Newcastle sebelum jeda singkat dan pertandingan berikutnya melawan Aston Villa. “Kami akan memberikan segalanya pada Rabu malam,” ujarnya.
Karier Carrick sempat berbelok ke dunia pundit usai dipecat oleh Middlesbrough tahun lalu. Ia tampil di program Match of the Day pada Oktober dan menjadi analis di siaran Liga Champions Amazon Prime pada September. Namun ia menegaskan hasratnya tetap pada kepelatihan.
“Saya menikmati bekerja dengan pemain dan mencoba membantu mereka,” kata Carrick. “Tanggung jawab di sini adalah seluruh klub. Itu sebuah kehormatan bisa memengaruhi banyak hal.”
Bagi Carrick, inti kepelatihan adalah pengembangan individu dan kolektif. Ia menikmati melihat koneksi tim tumbuh, baik dalam aspek teknis maupun kebersamaan.
“Entah itu keterampilan atau melihat grup semakin solid, menyenangkan ketika Anda menjadi bagian dari proses itu,” ujarnya.
Dengan performa stabil dan ruang ganti yang responsif, posisi Carrick kini kian kuat. Manajemen belum membuat keputusan resmi, tetapi arah angin mulai terasa.
Jika tren positif berlanjut, musim panas nanti bisa menjadi awal era baru di Old Trafford — dengan Carrick sebagai arsiteknya. (*)
PERMANEN - Michael Carrick berpeluang dikontrak permanen oleh United setelah menang 6 kali dan sekali seri. (the sun)








