MAKASSAR, UNHAS.TV - Sebanyak 5.062 mahasiswa Universitas Hasanuddin memamerkan hasil pengabdian mereka dalam Expo Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unhas Gelombang 116 di GOR JK Arenatorium, Kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Sabtu (19/9/2026).
Pameran itu menjadi puncak rangkaian KKN sekaligus ruang bagi mahasiswa memperkenalkan program yang mereka kembangkan bersama masyarakat selama berada di lokasi pengabdian.
Unhas menargetkan sejumlah karya tidak berhenti sebagai produk pameran, tetapi dapat dikembangkan lebih lanjut sehingga memiliki nilai ekonomi dan manfaat yang lebih luas.
Expo diselenggarakan Universitas Hasanuddin melalui Direktorat Pendidikan, Subdirektorat Pembelajaran Berbasis Masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Sidenreng Rappang, Bupati Toraja Utara, sejumlah perwakilan pemerintah daerah, mitra Unhas, serta ribuan mahasiswa peserta KKN.
Sebanyak 192 program kerja ditampilkan dalam berbagai booth. Jumlah itu terdiri atas 168 program individu dan 24 program kelompok. Produk yang dipamerkan beragam, mulai dari hasil usaha dan industri, teknologi tepat guna, produk inovasi, hingga karya seni dan budaya.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof drg Muhammad Ruslin MKes PhD SpBM Mf SubspOrtognat D, mengatakan pelaksanaan KKN tidak sekadar diarahkan untuk menghasilkan produk.
Mahasiswa, kata dia, terlebih dahulu dituntut berinteraksi dengan masyarakat, menemukan masalah, kemudian merumuskan solusi berdasarkan kebutuhan di lapangan.
“Ada 5.062 mahasiswa yang turun ke masyarakat. Mereka meng-engage masyarakat untuk mencari persoalannya, masalahnya, kemudian mahasiswa akan memberi solusi,” kata Prof Ruslin.
Menurut dia, solusi yang dihasilkan mahasiswa selanjutnya diarahkan untuk meningkatkan nilai dari potensi maupun kegiatan masyarakat di lokasi KKN.
Ruslin merinci sejumlah luaran yang dihasilkan selama KKN Gelombang 116. Dalam keterangannya, ia menyebut terdapat sekitar 1.817 luaran pada kategori usaha dan industri.
Pada teknologi tepat guna, mahasiswa menghasilkan sekitar 1.449 luaran, sedangkan produk inovasi lainnya mencapai sekitar 1.368 luaran. Karya yang berkaitan dengan seni dan budaya disebut mencapai sekitar 428 luaran.
Selain berbentuk produk, mahasiswa juga menghasilkan publikasi, *book chapter*, buku saku, serta panduan kegiatan yang dapat digunakan masyarakat setelah program KKN berakhir.
Tidak seluruh karya tersebut dibawa ke lokasi expo. Sejumlah produk tetap ditinggalkan di desa dan daerah lokasi KKN karena masih dibutuhkan dan dinilai bermanfaat bagi masyarakat setempat.
Produk KKN Didorong Punya Merek dan Izin Edar
>> Baca Selanjutnya
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof drg Muhammad Ruslin MKes PhD SpBM Mf SubspOrtognat saat membuka EXPO KKN Gelombang 116 Unhas di JK Arenatorium, Sabtu (19/9/2026). (Unhas TV/Zahra Tsabita Sucheng)
-300x169.webp)







