Pendidikan
Sosial

Fakultas Pertanian Unhas Genap 64 Tahun, Dekan Prof Rismaneswati: Ini Bukti Kedewasaan

DIES NATALIS - Perayaan sederhana dan dipenuhi suasana kekeluargaan pada Dies Natalis ke-64 Fakultas Pertanian Unhas yang berlangsung di Aula Fakultas Pertanian Unhas, Makassar, Senin (24/8/2026). Civitas akademika, tenaga kependidikan, purna bakti dosen, serta keluarga besar fakultas hadir dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-64 tahun Fakultas Pertanian Unhas, 1962-2026. (Unhas TV / Nurathirah / Moh Resha Maharam)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Aula Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin di Makassar pada Senin (24/8/2026) dipenuhi suasana kekeluargaan.

Civitas akademika, purna bakti dosen dan tenaga kependidikan, serta sejumlah keluarga besar fakultas hadir dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-64 tahun Fakultas Pertanian Unhas, 1962-2026.

Fakultas Pertanian Unhas berdiri sejak 17 Agustus 1962, genap enam dekade lebih perjalanannya. Selama rentang waktu itu, fakultas tertua di lingkungan Unhas ini telah melahirkan berbagai inovasi, prestasi, serta alumni yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia hingga mancanegara.

Dekan Fakultas Pertanian Unhas, Prof Dr Ir Rismaneswati SP MP menyebut usia 64 tahun menjadi bukti perjalanan panjang dan kematangan institusi.

"Fakultas Pertanian sampai pada usia 64 tahun itu bukanlah perjalanan yang singkat. Itu adalah suatu perjalanan panjang semenjak lahir dari tanggal 17 Agustus tahun 1962," ujarnya.

"Sehingga 64 tahun ini adalah bukti bahwa Fakultas Pertanian sudah melalui suatu perjalanan yang cukup panjang untuk memberikan tanda bahwa ini adalah bentuk tanda kedewasaan," ujarnya di hadapan ratusan hadirin.

"Kedewasaan daripada fakultas yang hingga saat ini sudah melahirkan banyak inovasi-inovasi, prestasi dan kemudian tentu saja alumni-alumni yang sudah berkebaran di berbagai wilayah di Indonesia, bahkan ke luar negeri," tambahnya.

Peringatan dies natalis kali ini tak sekadar seremoni tahunan. Event ini menjadi momen silaturahmi antarkeluarga besar Fakultas Pertanian, termasuk dengan fakultas-fakultas yang sebelumnya berasal dari induk yang sama yakni Fakultas Kehutanan, Perikanan, Peternakan, hingga Fakultas Teknologi Pertanian.

Rangkaian kegiatan diisi dengan berbagai perlombaan olahraga hingga hiburan, yang kemudian ditutup dengan pertemuan bersama di puncak peringatan.

Momen ini sekaligus menjadi ajang apresiasi atas capaian yang telah diraih, serta dorongan bagi keluarga besar Fakultas Pertanian untuk terus meningkatkan prestasi di masa mendatang.

Hilirisasi 9 Varietas Hasil Riset

Di luar seremoni, Fakultas Pertanian Unhas tak berhenti bergerak. Ke depan, dekan Prof Rismaneswati menargetkan pengembangan inovasi pertanian tak hanya berhenti pada tahap penelitian.

Saat ini, fakultas telah memiliki sembilan varietas baru yang akan diproduksi secara massal sebagai bagian dari proses hilirisasi hasil riset dan inovasi.

Sembilan varietas unggul itu merupakan hasil riset panjang para peneliti di berbagai bidang di Fakultas Pertanian, mulai dari pemuliaan tanaman, teknologi benih, hingga adaptasi iklim.

Produksi massal dimaksudkan agar temuan di laboratorium tak hanya berakhir sebagai publikasi ilmiah, melainkan bisa dinikmati petani dan masyarakat luas.

Upaya tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat lebih luas sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan melalui inovasi di bidang pertanian. Dengan kata lain, fakultas yang lahir di hari kemerdekaan Indonesia itu ingin terus merdeka dalam berkarya.

Perayaan Dies Natalis ke-64 ini memang sederhana, tanpa orkestra besar atau panggung megah. Tapi bagi mereka yang hadir, ada sesuatu yang dirayakan lebih dari sekadar angka yakni kontinuitas.

Fakultas Pertanian Unhas telah menjadi salah satu institusi pendidikan tinggi pertanian tertua di kawasan Indonesia timur.

Dan di usianya yang ke-64, Fakultas Pertanian masih terus memproduksi varietas, melahirkan alumni, dan—setidaknya untuk sehari—merawat kebersamaan.

(Nurathirah / Moh Resha Maharam / Unhas TV)