MAKASSAR, UNHAS.TV - Sebanyak 18 brand kuliner dan lima perusahaan ambil bagian dalam kegiatan Festival Mulia Ramadan yang digelar di pelataran Masjid Terapung Amirul Mukminin, Pantai Losari, Makassar.
Festival ini berlangsung selama satu bulan penuh sepanjang bulan Ramadan 2026 dan diresmikan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, pada Rabu (18/2/2026).
Turut hadir dalam acara ini Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkup Pemerintah Kota Makassar. Acara juga dihadiri oleh pendiri Masjid Amirul Mukminin, Ilham Arief Sirajuddin.
Dalam sambutannya, Munafri Arifuddin mengungkapkan bahwa festival ini tidak hanya sebagai ajang memeriahkan Ramadan, tetapi juga sebagai platform untuk mendukung perkembangan pelaku UMKM di Kota Makassar.
"Festival ini memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang, sekaligus memeriahkan suasana Ramadan yang penuh berkah," katanya.
Wali kota yang akrab disapa Appi itu juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan festival ini sebagai tempat ngabuburit, menunggu waktu berbuka puasa. Beragam kegiatan keagamaan dan lomba-lomba seperti lomba dai cilik turut menyemarakkan acara ini.
"Di sini banyak kegiatan yang dilaksanakan, mulai dari lomba dai cilik hingga berbagai acara menarik lainnya. Kami berharap acara ini dapat menjadi acara tahunan yang semakin meriah setiap tahunnya," ujar Munafri.
Selain itu, Wali Kota juga mengungkapkan bahwa kini dirinya telah menempati rumah jabatan, sehingga kebutuhan sahur para pengurus masjid tidak lagi dibebankan kepada panitia.
"Kalau sahurnya pengurus masjid, itu sudah jadi urusan saya, jangan lagi diurus," tegasnya disambut tawa oleh peserta yang hadir.
Appi juga menambahkan bahwa festival kali ini terfokus di pelataran Masjid Amirul Mukminin agar kegiatan lebih terarah dan berkualitas. Dengan pemusatan kegiatan, pengunjung dapat lebih mudah mengakses tenant yang tersedia, sementara kebersihan dan ketertiban tetap menjadi prioritas.
Wali Kota juga memberikan apresiasi kepada para pelaku UMKM yang terlibat dalam festival ini. Menurutnya, banyak pelaku usaha kecil di Makassar yang membutuhkan dukungan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas usaha mereka.
"Terima kasih karena sudah melibatkan UMKM. Banyak sekali UMKM di Makassar yang butuh sentuhan dari pemerintah untuk mengembangkan usaha mereka," katanya.
Festival ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM, serta menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui sektor usaha kecil.
Festival Mulia Ramadan ini juga bertujuan memperkuat nilai-nilai spiritual masyarakat Kota Makassar di bulan suci Ramadan.
Kepedulian Sosial Antarwarga
Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menilai bahwa Festival Mulia Ramadan bukan hanya menjadi ajang ibadah, tetapi juga ruang untuk memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial antarwarga.
"Festival ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Di bulan Ramadan, mari kita jadikan Makassar sebagai kota yang penuh berkah, kebersamaan, dan semangat berbagi," ujarnya.
Aliyah berharap festival ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga menjadi agenda tahunan yang memperkuat identitas Makassar sebagai kota yang religius dan penuh kebersamaan.
"Kami ingin Ramadan di Makassar tidak hanya terasa khusyuk dalam ibadah, tetapi juga hangat dalam kebersamaan," tambahnya.
Dengan partisipasi aktif pelaku UMKM dan dukungan penuh dari pemerintah kota, Festival Mulia Ramadan di Masjid Terapung Losari diharapkan dapat menjadi contoh acara yang mengintegrasikan kegiatan keagamaan dan ekonomi, serta semakin mempererat tali persaudaraan warga Makassar. (*)
FESTIVAL MULIA - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat membuka Festival Mulia Ramadan yang digelar di pelataran Masjid Terapung Amirul Mukminin, Pantai Losari, Makassar, Rabu (18/2/2026). Festival ini akan berlangsung selama satu bulan penuh sepanjang bulan Ramadan 2026. (dok pemkot makassar)

-300x169.webp)

-300x183.webp)




