MAKASSAR, UNHAS.TV — Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM Unhas) mengakselerasi dan mengonsolidasikan momentum bersejarah melalui gelaran “Evaluasi Kinerja dan Strategi Pencapaian Kinerja FKM Unhas 2026” di Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) pada 17–19 April 2026 yang menjelma sebagai panggung konsolidasi akbar menuju reputasi internasional.
Kegiatan spektakuler ini menjelma sebagai titik balik strategis yang memperkokoh sinergi internal sekaligus merancang peta jalan ambisius untuk menempatkan FKM Unhas sebagai kekuatan global di bidang kesehatan masyarakat.
Pembukaan yang elegan berlangsung di halaman Rumah Jabatan Bupati Sidrap di Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengngae pada Jumat malam (17/4/2026) menghadirkan energi transformasional yang mempertemukan kekuatan akademik dan kepemimpinan daerah dalam satu panggung prestisius.

Penyerahan cenderamata antara Pemerintah Kabupaten Sidrap dan FKM Unhas menjadi simbol kuat kolaborasi strategis dalam mempercepat pembangunan kesehatan dan mengakselerasi capaian menuju reputasi internasional. (Foto: Dok.Pribadi).
Hadir langsung Bupati Sidrap H. Saharuddin Alrif, S.IP., M.M., Ph.D (Hon) bersama Dekan FKM Unhas Prof. Sukri Palutturi, S.KM., M.Kes., M.Sc.PH., Ph.D yang memimpin barisan elite akademik dalam peristiwa monumental ini.
Atmosfer kebesaran semakin terasa dengan kehadiran jajaran pimpinan fakultas, para wakil dekan, guru besar, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga petugas kebersihan dan keamanan yang menyatu dalam satu denyut kebanggaan institusi.
Dari pihak daerah, dukungan total tercermin melalui kehadiran Kepala Dinas Kesehatan Sidrap, Direktur RS Nene Mallomo, Ketua PKK, serta para pimpinan Puskesmas yang mempertegas sinergi luar biasa antara akademisi dan pemerintah.
Dalam orasi penuh visi, Prof. Sukri Palutturi melontarkan apresiasi tinggi atas lompatan ekonomi Sidrap yang berhasil menempati posisi terdepan dalam pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan dan tampil sebagai penopang kekuatan ekonomi nasional.

Kebersamaan penuh energi seluruh sivitas akademika FKM Unhas bersama Pemerintah Kabupaten Sidrap menegaskan kekuatan sinergi kolektif sebagai fondasi akselerasi menuju reputasi global dan pencapaian SDGs. (Foto: Dok.Pribadi).
Ia menegaskan bahwa kepemimpinan Bupati Sidrap telah mengubah daerah ini menjadi model pembangunan berbasis ilmu pengetahuan yang berani dan progresif.
Secara eksplosif, Prof. Sukri memuji langkah revolusioner pemerintah daerah yang memberikan panggung strategis bagi Sarjana Kesehatan Masyarakat untuk menembus batas-batas birokrasi konvensional.
Penempatan figur seperti Dr. Ishak Kenre sebagai Kepala Dinas Kesehatan dan Faradilla Bakry sebagai Camat disebut sebagai lompatan berani yang jarang terjadi di Indonesia.
Ia menegaskan bahwa lulusan SKM memiliki kekuatan sosial luar biasa melalui pengalaman turun langsung ke masyarakat yang membentuk ketajaman empati dan strategi pendekatan berbasis realitas lapangan.

Penyerahan dokumen strategis dalam forum Evaluasi Kinerja FKM Unhas di Sidrap menjadi simbol komitmen akademik yang terstruktur dalam memperkuat tata kelola, inovasi, dan akselerasi capaian menuju standar global. (Foto:Dok.Prinadi).
Gelombang apresiasi ini semakin menguat dengan pengakuan terhadap kontribusi alumni FKM Unhas yang kini mengisi berbagai sektor strategis mulai dari BKKBN hingga manajemen rumah sakit.
Bupati Sidrap dalam pidatonya menyalakan optimisme besar dengan menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan Unhas adalah kunci emas pembangunan berkelanjutan.
Ia menyatakan bahwa peran Unhas telah melampaui batas regional dan kini menjadi kekuatan nasional yang memberi dampak nyata hingga ke daerah seperti Sidrap.
Momen pembukaan ditutup dengan prosesi penyerahan cenderamata yang sarat makna sebagai simbol ikatan strategis antara dunia akademik dan pemerintahan daerah.

Pemaparan penuh gagasan strategis dalam forum Evaluasi Kinerja FKM Unhas di Sidrap mencerminkan kepemimpinan yang komunikatif dan berorientasi pada akselerasi capaian menuju standar akademik global. (Foto:Dok.Pribadi).
Memasuki hari kedua, Sabtu (18/4/2026), forum berubah menjadi arena intelektual berkelas tinggi yang membedah capaian dan merumuskan strategi masa depan dengan presisi luar biasa.
Sesi panel pertama yang dipandu dengan elegan menghadirkan pembacaan tajam terhadap capaian Bidang Akademik dan Administrasi yang berhasil mencatatkan performa gemilang di tingkat universitas.
Prestasi ini diperkuat dengan keberhasilan membangun Zona Integritas sebagai bukti nyata tata kelola transparan dan akuntabel yang menjadi fondasi institusi modern.
Dekan memberikan penghormatan tinggi kepada seluruh elemen administrasi yang menjadi tulang punggung sistem pelayanan akademik yang semakin profesional dan berdaya saing.
Pada sesi kedua, fokus bergeser ke arena riset global dan penjaminan mutu yang menjadi jantung kekuatan FKM Unhas dalam menembus panggung dunia.

Jajaran pimpinan dan tokoh strategis FKM Unhas tampil solid dalam forum evaluasi di Sidrap, menegaskan komitmen kolektif dalam merumuskan arah kebijakan dan akselerasi kinerja menuju daya saing global. (Foto: Dok.Pribadi).
Capaian publikasi ilmiah yang menempatkan FKM Unhas dalam jajaran top 2% ilmuwan dunia menjadi bukti spektakuler lonjakan kualitas akademik yang diakui secara internasional.
Keberhasilan mempertahankan akreditasi Unggul di seluruh program studi menegaskan konsistensi mutu pendidikan yang dijaga dengan disiplin tinggi.
Tracer study yang dijalankan secara sistematis menjadi instrumen strategis untuk memastikan lulusan FKM Unhas tetap relevan dan unggul di tengah kompetisi global.
Seluruh capaian ini diarahkan secara visioner untuk menopang target besar Sustainable Development Goals melalui kontribusi nyata di bidang kesehatan, pendidikan, dan kemitraan global.
Diskusi dinamis yang berlangsung intens kemudian melahirkan keputusan strategis yang disahkan langsung oleh Dekan sebagai komitmen kolektif menuju lompatan besar institusi.
Prof. Sukri menegaskan optimisme besar terhadap percepatan lahirnya guru besar baru yang akan memperkuat posisi FKM Unhas sebagai pusat keunggulan akademik.
Ia juga menyoroti revitalisasi laboratorium sebagai prioritas utama untuk melahirkan riset inovatif yang mampu menjawab tantangan global.
Pengembangan jurnal ilmiah dan percepatan akreditasi Program Studi Dietisien menjadi bagian dari strategi agresif memperluas pengaruh akademik FKM Unhas.
Transformasi infrastruktur menjadi simbol nyata kemajuan dengan pembangunan Gedung C tiga lantai yang akan menjadi pusat laboratorium gizi modern, kantor GPM, dan fasilitas kebugaran.
Di penghujung kegiatan, Prof. Sukri menyampaikan refleksi mendalam yang menggugah tentang kekuatan sejati FKM Unhas yang terletak pada solidaritas tanpa sekat.
Ia menegaskan bahwa setiap prestasi besar yang diraih adalah hasil kerja kolektif yang melibatkan seluruh elemen tanpa terkecuali.
Kebanggaan institusi memuncak saat seluruh keluarga besar FKM Unhas—dari profesor hingga petugas kebersihan—diakui sebagai pilar utama kejayaan bersama.
Dengan semangat satu napas yang membara, FKM Unhas kini melangkah dengan keyakinan penuh untuk menorehkan sejarah baru sebagai kiblat pendidikan kesehatan masyarakat yang unggul, humanis, dan berdaya saing global.(*)
Kebersamaan hangat seluruh peserta dalam suasana malam penuh keakraban di Sidrap memperkuat soliditas jajaran pimpinan dan tokoh strategis FKM Unhas dalam membangun sinergi kolektif demi akselerasi kinerja menuju daya saing global. (Foto:Dok.Pribadi).








