UNHAS.TV - Sejumlah perusahaan Tiongkok mengecam dan menghentikan kerja sama dengan pesepakbola Prancis, Kylian Mbappé, setelah mendapat kecaman daring atas dugaan komentarnya yang merujuk pada mendiang pemimpin Tiongkok Mao Zedong.
Komentar Mbappé itu muncul saat ia tampil pada acara bincang-bincang Prancis "The Bridge". Saat itu ia menyebut tentang meme "yang paling membuatku tertawa... tentang videonya seorang pria yang kupikir dia seorang diktator Tiongkok". Saat ia berbicara, meme itu muncul dengan wajah Mbappe yang ditumpangkan pada gambar yang menyerupai Mao.
Mbappé tidak menyebut nama Mao dan video aslinya tidak lagi ada di saluran YouTube acara tersebut, tetapi tangkapan layar telah menyebar di media sosial Tiongkok.
Kementerian Luar Negeri Tiongkok ikut menanggapi ucapan Mbappe. "Kami telah mencatat laporan-laporan terkait video dan ucapan itu. Kata-kata dan perbuatan yang melukai perasaan rakyat Tiongkok tentu akan mendapat penentangan dari semua sektor masyarakat China," ujar Lin Jian, juru bicara kementrian luar negeri.
Forum sepak bola Tiongkok, Dongqiudi, menegaskan apa yang diucapkan oleh Mbappe adalah perbuatan "tidak pantas" dan "melukai perasaan rakyat Tiongkok". Seorang pengguna media sosial Weibo ikut menimpali. "Sebagai tokoh ternama, dia seharusnya memperlihatkan kepekaan dan rasa hormat karena ini menyangkut seseorang yang dihormati di negeri ini."(*)
DIKECAM - Meme yang menggabungkan wajah Mbappe dengan tokoh Tiongkok, Mao Zedong. Foto: tangkapan layar X








