Pendidikan
Sosial

Gema Ramadan Kampus Unhas 1447 H Semarakkan Syiar Islam dengan Beragam Program Unggulan

Panitia Gema Ramadan Kampus, Muhammad Abdillah Jumaddin. (Unhas TV/Achmad Ghiffary)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Kegiatan Gema Ramadan Kampus (GRK) Universitas Hasanuddin (Unhas) 1447 Hijriah kembali digelar sebagai upaya menghidupkan syiar Islam di lingkungan kampus selama bulan suci Ramadan.

Berbagai program keagamaan hingga pengembangan diri dihadirkan guna meningkatkan kualitas ibadah dan spiritual civitas academica.

Panitia Gema Ramadan Kampus, Muhammad Abdillah Jumaddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan melalui kolaborasi erat dengan pengurus Masjid Ikhtiar Kampus Unhas guna memastikan seluruh rangkaian agenda berjalan dengan baik.

“Kami bekerja sama dan berkoordinasi erat dengan pengurus masjid kampus untuk menyiapkan seluruh agenda kegiatan serta memastikan kenyamanan ibadah jamaah,” ujarnya saat diwawancara pada Kamis (19/3/2026).

Ia menjelaskan, Gema Ramadan Kampus merupakan identitas syiar Ramadan di Unhas yang terinspirasi dari kegiatan serupa di sejumlah perguruan tinggi besar di Indonesia. Program ini berlangsung sepanjang bulan Ramadan dengan menghadirkan berbagai kegiatan unggulan.

“Tujuan utama kami adalah meningkatkan amaliah Ramadan, di antaranya melalui buka puasa bersama, iktikaf 10 malam terakhir, serta program Ramadan Skill Up,” jelas Abdillah.

Selain kajian keislaman, program Ramadan Skill Up juga menghadirkan materi pengembangan keterampilan (life skill) yang dilaksanakan di berbagai fakultas di Unhas dan terbagi dalam beberapa zona kegiatan.

Antusiasme jamaah terhadap kegiatan ini terbilang tinggi, dengan jumlah peserta buka puasa bersama mencapai 500 hingga 800 orang setiap harinya. Namun, menjelang akhir Ramadan, jumlah peserta mulai berkurang seiring banyaknya mahasiswa yang pulang ke kampung halaman.

Tidak hanya berfokus pada kegiatan di dalam kampus, panitia juga menginisiasi sejumlah program sosial, seperti tebar iftar, aksi donor darah, serta program safari Ramadan yang menyasar masyarakat sekitar kampus melalui pendampingan ibadah.

“Harapan kami, melalui dukungan penuh pimpinan universitas, kegiatan ini dapat menjadi wadah pembinaan spiritual yang nyata bagi mahasiswa dengan pelayanan yang prima,” tambahnya.

Sementara itu, Pengurus Masjid Ikhtiar Kampus Unhas, Dr Muhammad Asfar STP MSi, menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Ramadan, khususnya itikaf di sepuluh malam terakhir, berjalan dengan lancar dan penuh kekhusyukan.

“Alhamdulillah, saat ini ada sekitar 30 peserta yang mengikuti itikaf, yang terdiri dari mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum. Dalam rangkaian ini, kami melaksanakan salat tarawih dan Qiyamul Lail dengan satu juz setiap malam,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa antusiasme jamaah meningkat signifikan, terutama pada malam ke-27 Ramadan yang diyakini sebagai salah satu malam Lailatul Qadar.

Pengurus masjid memastikan seluruh kebutuhan jamaah terpenuhi, mulai dari tempat ibadah, konsumsi, hingga kenyamanan selama pelaksanaan itikaf.

Kesuksesan tersebut menurutnya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari jajaran pimpinan universitas hingga para donatur.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk PT Paragon dan Bank BSI yang turut mendukung kegiatan ini,” ujar Asfar.

(Achmad Ghiffary M / Unhas TV)