BENFICA, UNHAS.TV - Benfica memerpanjang napas kelangsungan hidup mereka di pentas Liga Champions 2025/2026 lewat cara yang nyaris tak masuk akal.
Dalam laga dramatis melawan Real Madrid, kiper Anatoliy Trubin mencetak gol pada masa tambahan waktu untuk mengantar tim asuhan José Mourinho menang dan mengamankan tiket ke babak play-off, Kamis (29/1/2026) dini hari Wita.
Gol Trubin lahir pada menit ke-98, saat Benfica sebenarnya sudah unggul 3-2. Namun situasi klasemen memaksa wakil Portugal itu mencari satu gol tambahan agar finis di posisi ke-24, batas terakhir zona play-off.
Di saat bersamaan, Real Madrid juga masih menekan demi mencari gol penyeimbang yang akan membawa mereka lolos otomatis.
Dalam situasi genting tersebut, Trubin maju ke kotak penalti lawan untuk menerima eksekusi bola mati. Tendangan bebas Fredrik Aursnes meluncur tepat ke arah sang kiper, yang menyundul bola melewati Thibaut Courtois.
Dan goooool. Gol itu memicu selebrasi liar di dalam stadion. Trubin berlari meninggalkan gawangnya dan disambut pelukan rekan setim, pemain cadangan, hingga staf kepelatihan.
Di pinggir lapangan, José Mourinho ikut larut. Pelatih asal Portugal itu memeluk seorang ballboy sebelum bersama-sama mengepalkan tangan ke arah tribun penonton.
Akhir laga tersebut berlangsung dalam suasana kacau. Benfica nyaris kehilangan kesempatan karena kesalahan komunikasi.
Pada menit ke-93, Mourinho menarik penyerang Andreas Schjelderup dan memasukkan bek Antonio Silva, mengira timnya sudah aman. Trubin juga sempat mencoba mengulur waktu, dengan asumsi laga akan segera berakhir.
Kesadaran bahwa Benfica masih membutuhkan satu gol datang dari presiden klub, Rui Costa, yang memberi isyarat dari tribun. Mourinho kemudian meminta Trubin maju untuk situasi bola mati terakhir—keputusan yang berujung pada gol penentu.
Tiga Poin yang Sangat Berarti
Kemenangan ini memiliki arti besar bagi Mourinho. Benfica sebelumnya berada di ambang tersingkir dari Liga Champions, sementara performa domestik mereka juga tidak stabil.
Benfica tertinggal 10 poin dari Porto di puncak klasemen Liga Portugal, dan tekanan terhadap Mourinho meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Klasemen Akhir Fase grup Liga Champions 2025-2026. (the sun)
Laga ini juga menjadi kemenangan pertama Mourinho atas Real Madrid setelah enam pertemuan sebelumnya selalu berakhir tanpa kemenangan.
Real merupakan salah satu mantan klub Mourinho, dan hasil ini memberi makna emosional tersendiri bagi pelatih berusia 61 tahun tersebut.
Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Real Madrid unggul lebih dulu lewat Kylian Mbappe pada menit ke-30.
Benfica membalas melalui Andreas Schjelderup, sebelum Vangelis Pavlidis menambah gol lewat titik penalti. Schjelderup kemudian mencetak gol keduanya untuk membawa Benfica unggul 3-1.
Mbappe kembali mencetak gol dan memperkecil ketertinggalan, membuat menit-menit akhir berjalan tegang.
Ketegangan memuncak ketika Raul Asencio menerima kartu kuning kedua pada menit ke-92. Situasi Real semakin buruk setelah Rodrygo menyusul diusir keluar lapangan karena protes berlebihan.
Dengan dua pemain lawan keluar, Benfica akhirnya menyadari peluang terakhir mereka. Gol Trubin pun menjadi penutup malam penuh drama—sebuah akhir yang menegaskan reputasi Mourinho sebagai magnet kekacauan dan kejutan di panggung Eropa.
Benfica melaju, Real atal lolos otomatis ke babak 16 besar, dan Liga Champions kembali menyuguhkan kisah yang sulit dipercaya. (*)
Kiper Benfica Anatoliy Trubin mencetak gol di menit terakhir lawan Real Madrid membuat skor akhir 4-2. Benfica lolos ke fase knock out untuk memperbutkan tiket 16 besar. (foto: the sun/getty image)








