Sport

Haaland Kunci dalam Drama 8 Gol, Manchester City Menjauh Tiga Poin di Puncak Klasemen

Erling Haaland menjadi penentu kemenangan saat Manchester City unggul 3 poin di puncak klasemen Liga Inggris. (Screenshot the sun)

MANCHESTER, UNHAS.TV - Erling Haaland memastikan Manchester City keluar sebagai pemenang dalam pertandingan penuh drama melawan Sunderland, Minggu (20/9/2026) malam.

Gol penyerang Norwegia itu --delapan menit menjelang waktu normal berakhir, menutup perlawanan tim tamu sekaligus membawa City unggul tiga poin di puncak klasemen dari Arsenal.

Pertandingan berlangsung liar sejak menit-menit awal. Sunderland tiga kali membalas keunggulan City. Brian Brobbey mencuri perhatian dengan mencetak hat-trick meski timnya akhirnya harus meninggalkan lapangan tanpa poin.

Torehan tiga gol Brobbey menjadi catatan langka, seorang pemain mencetak hat-trick tetapi tetap berada di pihak yang kalah.

Kejadian serupa terakhir kali tercatat di Liga Primer Inggris sekitar 19 tahun lalu. Ketika itu Roque Santa Cruz mencetak tiga gol untuk Blackburn Rovers dalam pertandingan melawan Wigan Athletic, tetapi timnya tetap kalah. Brobbey kini masuk daftar pendek pemain dengan pengalaman serupa.

Pelatih City, Enzo Maresca, sebelumnya memperkirakan Sunderland bakal menjadi salah satu ujian paling sulit bagi timnya musim ini. Prediksi itu terbukti. Sunderland berkali-kali bangkit setelah tertinggal dan memaksa tuan rumah bekerja hingga menit akhir.

City membuka skor ketika pertandingan belum genap berjalan 10 menit. Enzo Fernandez mengambil tendangan bebas dari sisi kanan kotak penalti.

Alih-alih mengirim umpan silang, pemain Argentina itu mengarahkan bola langsung ke gawang. Kiper Sunderland Robin Roefs terlambat membaca arah bola.

Gol itu tak lama bertahan sebagai pembeda. Tiga menit kemudian Sunderland menjawab lewat Brobbey. Enzo Le Fee mengirim umpan terobosan yang membelah pertahanan City dan Brobbey menyelesaikannya dengan tenang.

Irama pertandingan tidak mengendur. Menjelang menit ke-30, City kembali unggul. Josko Gvardiol dan Haaland terlibat dalam proses serangan sebelum Antoine Semenyo meneruskan bola kepada Rayan Cherki.

Pemain Prancis itu menggeser bola ke kaki kanan lalu melepaskan tembakan mendatar yang menaklukkan Roefs.

Namun, keunggulan tersebut kembali berumur pendek. Empat menit kemudian Sunderland menyamakan kedudukan.

Thomas Meunier menerima umpan Le Fee dalam posisi yang sangat tipis dari jebakan offside sebelum mengirim bola kepada Brobbey. Penyerang Belanda itu tinggal mendorong bola ke gawang kosong.

Wasit VAR membutuhkan waktu untuk memeriksa posisi Meunier. Setelah peninjauan panjang, VAR yang dipimpin Michael Salisbury menyatakan gol sah.

City kemudian kembali memimpin sebelum turun minum. Bermula dari perebutan bola udara antara Marc Guehi dan Dan Ballard, bola jatuh ke arah Semenyo. Ia segera melepaskan tembakan rendah melewati kerumunan pemain dan membuat tuan rumah berada di depan lagi.

Haaland sebenarnya mempunyai peluang memperlebar keunggulan pada penghujung babak pertama. Iliman Ndiaye memberikan bola matang di depan gawang, tetapi tendangan Haaland justru melebar.

Sunderland nyaris kembali membalas di sisi lain. Brobbey melepaskan tembakan yang berubah arah setelah mengenai pemain City. Gianluigi Donnarumma harus melakukan penyelamatan akrobatik untuk menjaga keunggulan tuan rumah.

Brobbey Membalas, Haaland Menentukan

>> Baca Selanjutnya