MAKASSAR, UNHAS.TV - Kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia atau APDESI Sulawesi Selatan mendeklarasikan dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih.
Deklarasi yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan itu berlangsung di Gedung Balai Manunggal, Jalan Sudirman, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Jumat (4 /7/2026).
Di hadapan para kepala desa, Zulhas menegaskan Koperasi Desa Merah Putih atau Kopdes Merah Putih tidak dirancang sebagai supermarket. Menurut dia, koperasi desa harus menjadi pusat layanan, pusat distribusi, sekaligus simpul pelaksanaan berbagai program pemerintah di tingkat desa.
“Koperasi bukan supermarket,” kata Zulkifli Hasan. Ia menjelaskan, koperasi desa diharapkan mampu memangkas rantai pasok, menjaga ketersediaan barang kebutuhan pokok, dan membuat harga lebih terjangkau bagi masyarakat desa.
Deklarasi APDESI Sulawesi Selatan itu menjadi bentuk dukungan kepala desa terhadap dua program prioritas pemerintah, yakni Makan Bergizi Gratis atau MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.
Para kepala desa menyatakan siap mendorong pelaksanaan program tersebut agar menjangkau masyarakat di lapisan bawah.
Ketua DPD APDESI Sulawesi Selatan, Wahyudin Mapparenta, mengatakan dukungan itu penting disampaikan kepada publik. Menurut dia, masyarakat desa menjadi kelompok yang paling merasakan manfaat program pemerintah, terutama dalam pemenuhan gizi anak.
“Rakyat Indonesia di lapisan paling bawah mendukung program ini,” kata Wahyudin. Ia menilai penolakan terhadap program tersebut hanya datang dari sebagian kecil masyarakat. Menurut dia, keluarga berpenghasilan rendah justru sangat terbantu dengan adanya program makan bergizi.
Wahyudin mengatakan tidak semua masyarakat kecil mampu menyuarakan kebutuhan mereka. Namun, kata dia, kelompok inilah yang paling membutuhkan intervensi negara, terutama dalam pemenuhan gizi anak dan penguatan ekonomi desa.
Dalam kesempatan itu, Zulhas menyebut pemerintah menargetkan 40 ribu unit Koperasi Desa Merah Putih dapat beroperasi pada Oktober mendatang. Ia mengatakan target tersebut menjadi fokus pemerintah pada tahun ini.
Zulhas menyebutkan, berdasarkan laporan yang diterima pemerintah, realisasi pembangunan koperasi desa telah mencapai lebih dari 36 ribu unit.
Pemerintah, kata dia, tetap menyiapkan target hingga 40 ribu unit agar program dapat berjalan lebih kuat dan terukur.
“Fokus tahun ini 40 ribu. Biar jalan, biar bagus. Tahun depan kita lihat perkembangannya seperti apa,” ujar Zulhas.
Selain menjadi pusat layanan kebutuhan masyarakat, Koperasi Desa Merah Putih juga disiapkan untuk menjalankan fungsi strategis lain.
Pemerintah ingin koperasi desa ikut mendukung penyaluran bantuan sosial, sektor pertanian, serta distribusi kebutuhan pokok.
Koperasi desa juga dirancang menjadi offtaker hasil panen petani dan tangkapan nelayan ketika harga pasar jatuh. Dengan peran itu, pendapatan masyarakat desa diharapkan tetap terjaga.
Zulhas mengatakan penguatan koperasi desa menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekonomi dari bawah. Melalui koperasi, distribusi program pemerintah diharapkan tidak berhenti di tingkat pusat atau daerah, tetapi sampai langsung kepada masyarakat desa.
(Wandi Nojeng / Unhas TV)
DEKLARASI APDESI - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan hadiri deklarasi dukungan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) oleh APDESI Sulawesi Selatan di Gedung Balai Manunggal, Jalan Sudirman, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Jumat (4 /7/2026) malam.(Unhas TV / Wandi Nojeng)
-300x200.webp)


-300x169.webp)




