Karir
Sosial

Halal Bihalal Ikatsi Unhas 2026, Satukan Alumni Lintas Angkatan dari 1971 hingga 2022

HALALBIHALAL - Ikatan alumni Teknik Sipil Unhas menggelar halalbihalal di Hotel Unhas & Convention, Senin (23/3/2026). (Unhas TV/Venny Septiani)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Ikatan Keluarga Alumni Teknik Sipil (Ikatsi) Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Halal Bihalal dan ramah tamah di Ballroom Unhas Hotel and Convention, Makassar, Senin (23/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri ratusan alumni dari berbagai angkatan, mulai dari angkatan 1971 hingga yang paling muda angkatan 2022.

Bagi Ikatsi, acara ini bukan sekadar pertemuan pasca-Lebaran, melainkan ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan merawat hubungan lintas generasi di lingkungan alumni Teknik Sipil Unhas.

Acara berlangsung dalam suasana akrab, namun tetap tertata seperti agenda organisasi yang ingin menegaskan arah baru kepengurusan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan doa bersama dan menyanyikan lagu, lalu dilanjutkan dengan talkshow, ramah tamah, dan pembagian doorprize.

Panitia juga memasukkan final lomba domino yang telah digelar sehari sebelumnya sebagai bagian dari pra-acara.

Penyerahan hadiah kepada para pemenang menjadi salah satu momen yang menambah suasana cair di tengah pertemuan yang mempertemukan alumni senior dan junior.

Ketua Panitia Halal Bihalal (HBH) Ikatsi Unhas, Ir Muhammad Rosyadi ST MT mengatakan kegiatan tahun ini ditangani bersama oleh alumni angkatan 1996 dan 1997.

Menurut dia, pola kolaborasi lintas angkatan dalam kepanitiaan menjadi bagian dari tradisi yang hendak terus dijaga.

"Peserta yang hadir sekitar 296 orang, dengan rentang angkatan yang cukup lebar, dari alumni tertua angkatan 1971 hingga angkatan termuda 2022," ujarnya.



Ketua HBH Ikatsi Unhas Ir Muhammad Rosyadi ST MT. (Unhas TV/Venny Septiani)


Angka itu, bagi panitia, menunjukkan daya tarik acara ini masih kuat sebagai ruang temu tahunan alumni Teknik Sipil Unhas.

Rosyadi menuturkan tema kegiatan tahun ini adalah “Semangat Persaudaraan yang Tidak Putus Silaturahmi Sebagai Pengikat Utama Agar Kita Terus Solid.”

Tema itu, kata dia, sengaja dipilih untuk menegaskan bahwa kekuatan utama organisasi alumni terletak pada kesinambungan hubungan antaranggotanya.

Di tengah kesibukan masing-masing alumni, Halal Bihalal ingin ditempatkan sebagai titik temu rutin yang menjaga ikatan emosional tetap hidup. Ia berharap acara serupa pada tahun depan dapat digelar lebih baik, lebih ramai, dan menjangkau lebih banyak alumni.

Ketua Ikatsi Unhas, Ir Andi Subhan Mustari ST MEng mengatakan Halal Bihalal kali ini merupakan salah satu rangkaian awal dari kepengurusan baru periode 2025–2029.

Menurut dia, kegiatan ini digelar seusai rapat kerja dan menjadi momentum awal untuk memperkuat konsolidasi organisasi. Panitia tahun ini berasal dari angkatan 1996 dan 1997, sedangkan untuk tahun depan, kata dia, tongkat estafet kepanitiaan telah disiapkan untuk angkatan 1998 dan 1999.

Agenda Tahunan Lintas Angkatan

Skema itu menunjukkan bahwa acara ini tidak dikelola sebagai event sesaat, melainkan sebagai agenda tahunan yang diteruskan secara bergiliran oleh lintas angkatan.

Andi Subhan menilai tingginya kehadiran alumni dari angkatan 1970-an, 1980-an, hingga 2000-an menunjukkan bahwa forum semacam ini masih relevan.

"Tantangan organisasi alumni bukan hanya menghadirkan orang dalam satu ruangan, tetapi juga menciptakan alasan agar mereka tetap merasa terhubung setelah acara selesai," ujarnya.



Ketua Ikatsi Unhas Ir Andi Subhan Mustari ST MEng. (Unhas TV/Venny Septiani)


Karena itu, Halal Bihalal diharapkan tidak berhenti pada seremoni, melainkan berkembang menjadi ruang kolaborasi yang lebih luas antara alumni, dan juga dengan civitas akademika kampus.

Ia berharap keterlibatan alumni dapat diperluas lewat kegiatan yang lebih beragam pada masa mendatang. Terutama berkontribusi dengan almamater dan untuk adik-adik yang baru lulus.

Salah satu bagian yang menarik dalam acara ini adalah talkshow yang menghadirkan enam panelis. Mereka bukan tokoh publik atau pejabat kampus, melainkan figur-figur yang selama ini punya tempat tersendiri dalam keseharian mahasiswa Teknik Sipil Unhas.

Yakni pengelola kantin, tenaga administrasi, hingga petugas kampus. Pilihan panelis seperti itu membuat acara tak hanya bergerak di wilayah formalitas alumni, tetapi juga menyentuh lapisan kenangan kolektif yang selama ini bagian dari pengalaman kuliah alumni Teknik Sipil Unhas.

Talkshow itu seolah mengingatkan bahwa relasi alumni dengan almamater tidak dibangun hanya oleh ruang kelas, melainkan juga oleh orang-orang yang hadir dalam keseharian kampus.

Ketua Umum Ikatek Unhas, Muh Sapri Andi Pamulu PhD menilai Halal Bihalal Ikatsi ini sebagai indikator positif bagi kepengurusan baru. Ia melihat keberagaman angkatan yang hadir sebagai tanda bahwa suasana gotong royong dan kebersamaan yang menjadi tema acara mulai terwujud.

Bagi Sapri, keberhasilan awal ini penting karena memberi sinyal bahwa Ikatsi memiliki fondasi sosial yang cukup kuat untuk menjalankan program-program berikutnya.

Namun ia juga menekankan pentingnya tindak lanjut. Halal Bihalal, kata dia, seharusnya menjadi wadah yang melahirkan kegiatan lanjutan agar hubungan emosional alumni—terutama antara senior dan junior—tetap terjaga.

Di penghujung acara, panitia menutup rangkaian kegiatan dengan penyerahan bendera pataka kepanitiaan dari angkatan 1996 dan 1997 kepada perwakilan angkatan 1998 dan 1999. Simbol itu sederhana, tetapi pesannya tegas: kegiatan tahunan ini akan terus berlanjut.

Dalam organisasi alumni, kontinuitas sering kali lebih penting daripada kemeriahan sesaat. Ikatsi tampaknya memahami itu.

Halal Bihalal tahun 2026 ini bukan hanya ajang temu kangen, melainkan penanda bahwa jaringan alumni Teknik Sipil Unhas masih hidup, bergerak, dan berusaha tetap solid melintasi zaman serta perbedaan generasi.

(Venny Septiani Semuel / Unhas.TV)