UNHAS.TV, TANGERANG – Andi Hadi Ibrahim Baso kembali dipercaya memimpin Pengurus Wilayah Himpunan Dai Muda Indonesia (HDMI) Provinsi Sulawesi Selatan untuk masa bakti 2026–2030.
Pelantikan berlangsung di Aula Universitas Muhammadiyah Tangerang, Sabtu (31/1), bersamaan dengan pelantikan seluruh pengurus wilayah HDMI se-Indonesia dalam rangka Musyawarah Nasional dan Rapat Kerja Nasional HDMI 2026.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum Pengurus Pusat HDMI, Derysmono, berdasarkan Surat Keputusan PP HDMI Nomor 009/D/SK-HDMI/PP/I/2026. Dalam kepengurusan PW HDMI Sulsel periode ini, Andi Hadi didampingi Fahmi Syam sebagai Wakil Ketua, Wahyu Ajie sebagai Sekretaris, serta Salman Qadama Shidqin sebagai Bendahara.
Usai pelantikan, Andi Hadi menegaskan pentingnya peran HDMI sebagai ruang strategis dalam menyiapkan dai muda yang mampu menjawab tantangan zaman. Menurutnya, perubahan sosial yang cepat menuntut kehadiran dai yang tidak hanya memahami agama secara tekstual, tetapi juga kontekstual dengan realitas umat saat ini.
“Keberadaan Himpunan Dai Muda Indonesia harus memberi semangat baru dalam melahirkan dai-dai muda yang siap berkontribusi nyata di tengah umat,” tulis Ustadz Hadi dalam pesan WhatsApp, Minggu (01/02).
Ia menilai regenerasi dai merupakan kebutuhan mendesak. Peran dai, kata dia, menjadi krusial dalam menjaga nilai-nilai keislaman agar tetap hidup dan relevan di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks.
“Regenerasi dai tidak bisa ditunda, karena umat membutuhkan pencerahan di tengah dinamika zaman yang semakin kompleks,” sebut Andi Hadi.
Andi Hadi juga mengajak para dai muda di Sulawesi Selatan untuk bergabung dan berkhidmat bersama HDMI hingga ke tingkat kabupaten dan kota. Ia menekankan pentingnya kerja kolektif lintas latar belakang keilmuan dan profesi dalam menjalankan misi dakwah.
“Insya Allah saya mengajak seluruh dai muda Sulawesi Selatan untuk bergabung hingga tingkat kabupaten dan kota agar semakin banyak generasi muda yang menjadi dai sesuai bidang keilmuan dan profesinya,” ungkap Anggota DPRD Kota Makassar ini.
Pada periode kepemimpinan 2026–2030, HDMI Sulsel akan memfokuskan program pada penguatan kaderisasi, pengembangan dakwah digital, dakwah kemanusiaan, serta pemerataan layanan keumatan hingga wilayah terpencil. Arah kebijakan tersebut diharapkan melahirkan dai yang adaptif terhadap teknologi sekaligus memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Kita tidak bisa membiarkan umat berjalan masing-masing tanpa ada yang berperan mencerahkan dan membentengi akidahnya. Kebutuhan akan dai muda yang cerdas, berilmu, dan berakhlak mulia adalah keharusan mutlak,” tambah pengajar di sebuah perguruan tinggi di Kota Makassar.
Pelantikan dan rangkaian Munas serta Rakernas HDMI 2026 turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Ketua Dewan Pembina PP HDMI Habib Idrus, Dewan Penasihat Habib Salim Al Jufri, Ketua DPP BKPRMI Nanang Mubarok, serta Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang Auliya Khasanova. (*)
Andi Hadi Ibrahim Baso sebagai Ketua HDMI Sulsel Periode 2026-2030, (Dok: Ist).








