Internasional

Iran dan AS Sepakat Damai, Ini Isi 14 Bukti Kesepakatan Itu

UNHAS.TV - Iran dan Amerika Serikat mencapai kesepakatan damai setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian menandatangani dokumen penghentian perang.

Dokumen perdamaian yang berisi 14 alinea itu juga mensyaratkan kemungkinan perubahan kesepakatan dalam 60 hari ke depan. Beberapa butir isi perdamaian itu yakni Iran kembali akan membuka Selat Hormuz, AS akan menghentikan seluruh jenis sanksi kepada Iran, dan rencana pembiayaan senilai 300 miliar Dollar AS yang akan ditanggung oleh Amerika Serikat dan sekutunya.

Penandatanganan berlangsung usai makan malam yang difasilitasi Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Versailles, Rabu malam waktu setempat. Trump sebelumnya mengikuti KTT G7 di Evianles-Bains, Prancis. Setelah penandatanganan itu, perwakilan Iran dan AS dijadwalkan akan bertemu di Swiss pada keesokan harinya namun belum jelas apakah akan terjadi. 

"Ini tidaklah mudah," ujar Trump sebelum menandatangani dokumen perdamaian itu. Macron yang duduk di sebelah kiri Trump, menyaksikan secara serius tangan Trump menorehkan tanda tangannya. Pihak Iran tidak hadir di acara itu namun tanda tangan telah dibubuhkan di tempat lain.

Ada empat 14 butir kesepakatan yakni, butir 1, Iran dan AS dan seluruh sekutu-sekutu mereka akan menghentikan secara utuh operasi militer termasuk di wilayah Lebanon. Namun, AS sedikit khawatir jika Israel menyerang Lebanon maka kesepakatan itu akan gugur dengan sendirinya. Belum jelas bagaimana Israel menanggapi perdamaian itu.

Butir kedua, penghormatan atas urusan negeri masing-masing. Iran dan AS sepakat menghargai kedaulatan masing-masing dan tidak mencampuri urusan dalam negeri pihak lain.

Butir tiga, masa pertimbangan selama 60 hari yang bermakna dan kedua pihak berpegang teguh untuk mencapai kesepakatan yang paripurna dalam enam 60 hari ke depan akan masa itu bisa diperpanjang untuk beberapa hari ke depan. Masa 60 hari itu dihitung sejak Trump menandatangani dokumen.

Butir empat, AS akan membubarkan semua blokade angkatan laut dan gangguan yang terjadi perairan di wilayah kedaulatan Iran. Blokade akan diupayakan berakhir dalam 30 hari ke depan. 

Selama waktu itu, kapal-kapal AS bisa melalui pelabuhan Iran termasuk melewati Selat Hormuz. Semua prajurit AS akan dipulang ke AS.

Butir 5, Iran akan membuka Selat Hormuz dan memberikan jaminan keamanan kapal-kapal komersial melewati Selat Hormuz tanpa perlu membayar biaya tambahan. Ini untuk menjamin pasokan minyak mentah dunia kembali ke keadaan sebelumnya.

Butir 6, AS akan membantu perbaikan kembali perekonomian di Iran melalui bantuan senilai 400 miliar Dollar AS yang biayanya ditanggung AS dan sekutu-sekutunya. Namun ada kemungkinan biaya itu akan ditanggung seutuhnya oleh sekutu AS termasuk biaya pembangunan pembangkit listrik di Iran.

Butir 7, sanksi ekonomi dihentikan. AS akan menghentiikan seluruh sanksi ekonomi yang ditujukan ke Iran termasuk sanksi dari hasil resolusi Badan Keamanan PBB. Rincian mengenai penerapan penghentikan sanksi itu akan dibahas kemudian, termasuk sejumlah dana milik Iran yang dibekukan oleh AS.

Butir 8, Iran menyetujui untuk tidak melakukan pengayaan uranium dan mengembangkan persenjataan nuklir. Satu pejabat senior di pemerintahan Trump menyakini bahwa ini adalah kemenangan besar untuk AS karena ada risiko sangat besar jika Iran meneruskan upayanya di bidang nuklir.

Butir 9 dan 10: dua pihak sepakat mengenai status quo untuk progran nuklir. Butir 11, pelepasan aset Iran yang dibekukan oleh AS. Mengenai rincian pelaksanaannya akan diatur kemudian. Namun, pelepasan aset Iran harus seiring dengan komitmen Iran tidak mengembangkan proyek nuklir.

Butir 12 hingga 12, mekanisme mengenai pemantauan kesepakatan itu akan ditur melalui pertemuan berikutnya hingga dicapai satu kesepakatan baru. Hasil akhir kesepakatan akan diatur melalui resolusi Dewan Keamanan PBB.(*)