MAKASSAR, UNHAS.TV – Penangkaran rusa di Fakultas Peternakan Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, merawat 36 ekor rusa.
Berada di lingkungan kampus, kawasan ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemeliharaan satwa, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran, penelitian, dan wisata edukatif bagi mahasiswa serta masyarakat umum.
Pengelola Penangkaran Rusa, Sadri Alun, mengatakan pemeliharaan satwa dilakukan setiap hari. Aktivitas dimulai sekitar pukul 07.00 hingga 08.00 Wita dengan pemberian pakan. Pengelola juga memastikan ketersediaan air minum dan kebersihan kandang tetap terjaga.
Sadri mengatakan pengelola biasanya berada di lokasi hingga sore hari untuk memantau kondisi rusa. Sementara itu, kawasan penangkaran menerima kunjungan masyarakat hingga sekitar pukul 18.00 Wita.
Jumlah pengunjung cenderung meningkat di akhir pekan pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu. Pada hari kerja, kunjungan relatif lebih sedikit, meski masih ada mahasiswa yang datang.
Saat ini, populasi rusa di kawasan tersebut diperkirakan mencapai 36 ekor. Sadri mengaku belum mengetahui perkembangan jumlah satwa dalam beberapa tahun terakhir karena dirinya baru bertugas kurang dari setahun.
Ia mulai mengelola penangkaran setelah menggantikan ayahnya yang sebelumnya bertanggung jawab atas pemeliharaan rusa.
Menurut Sadri, karakter rusa sebagai satwa liar membuat proses pemeliharaan membutuhkan pendekatan tersendiri. Pengelola tidak bisa terlalu dekat dengan satwa.
Karena itu, perawatan lebih difokuskan pada pengawasan pola makan, ketersediaan air minum, dan kebersihan kandang.
"Jadi cara perawatannya cukup makanannya dikontrol dan air untuk minum, serta kebersihan kandang," kata Sadri.
Di luar fungsi pemeliharaan satwa, penangkaran ini juga dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan akademik.
Sejumlah mahasiswa datang untuk melakukan pengamatan langsung terhadap rusa sebagai bagian dari pembelajaran lapangan. Kegiatan tersebut mencakup pemeriksaan sampel kotoran hewan untuk kebutuhan studi ilmiah.
Sadri mengatakan kunjungan mahasiswa berlangsung secara berkala, baik untuk belajar maupun melakukan pengamatan terhadap satwa yang dipelihara.
Keberadaan penangkaran di lingkungan Fakultas Peternakan memberikan akses pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa.
Mereka dapat mengamati langsung karakteristik satwa, pola pemeliharaan, serta kondisi lingkungan kandang.
Pengelolaan rutin menjadi faktor penting dalam menjaga kesehatan rusa dan keberlangsungan penangkaran.
Dengan jumlah satwa mencapai puluhan ekor, konsistensi pemberian pakan, penyediaan air bersih, dan pemeliharaan kandang menjadi perhatian utama.
Kawasan ini diharapkan terus mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, sekaligus pengenalan konservasi satwa kepada masyarakat.
(Misra / Khaeril Alam Syam / Unhas TV)
Penangkaran rusa Unhas yang berada di Fakultas Peternakan menjadi destinasi liburan keluarga. (Dok Unhas TV)








