Sosial

Katarsis Sosial dan “Lebaran” Alumni Unhas Jabodetabek yang Menjelang

Ketua IKA Unhas Jabodetabek, Andi Afdal (tengah) memberikan arahan disela-sela kegiatan Merdeka Cup. (Dok Ika Unhas Jabodetabek)

UNHAS.TV - MAKNA "lebaran" bagi para alumni biasanya dirayakan dengan menggelar acara Halalbihalal atau Reuni Akbar. Kegiatan yang diadakan masing-masing Ikatan Alumni (IKA) kampus, sekolah, atau fakultas pada berbagai lokasi di berbagai sudut dan penjuru kota.

Namun sedikit berbeda dan unik makna lebaran bagi para alumni Universitas Hasanuddin (Unhas), terutama yang berdomisili di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Kawasan anglomerasi yang menjadi epicentrum aktivitas politik, ekonomi dan pemerintahan nasional.  

Mereka para alumni lintas fakultas dan lintas angkatan yang terhimpun dalam wadah organisasi Ikatan Alumni (IKA) Unhas Jabodetabek berkumpul dan merayakan momen “lebaran” pada satu titik di Jakarta melalui sebuah kegiatan multi event yang bernama: Merdeka Cup (MC). 

Sesuai dengan namanya, maka waktu pelaksanaan MC ini selalu dirangkai bertepatan dengan momen bulan Kemerdekaan RI. Dan rutin digelar setiap tahun di bulan Agustus.

“Inilah momen lebarannya alumni Unhas di Jabodetabek,” kata Andi Afdal, Ketua IKA Unhas Jabodetabek dalam rapat persiapan panitia MC 2026 yang digelar secara daring, Selasa (14/7) malam.

Dikatakan lebaran, menurut Afdal, karena kegiatan tersebut menjadi titik puncak dan akumulasi dari sejumlah program kegiatan yang dilakukan teman-teman alumni.

Di momen itu juga dipertemukan, tidak hanya fisik tapi rasa dan kerinduan yang terpendam antar sesama perantau yang bekerja dan domisili di Jabodetabek. 

“Apalagi ada kesamaan yang mengikat mereka dan punya akar historis yang kuat, sama-sama dari satu almamater,” ujar Afdal yang saat ini mengemban amanah sebagai Direktur Operasional Perum Bulog.        

Bentuk kegiatan “Lebaran” IKA Unhas Jabodetabek tersebut bermacam-macam. Tidak melulu berisi aktivitas fisik berupa pertandingan olahraga seperti mini soccer, bulutangkis, dan tenis meja. 

Tetapi juga diramaikan  dengan kegiatan lainnya seperti lomba domino, karaoke, pameran dan bazar kuliner, jalan sehat, bincang karir, dan sebagainya. 

Semua alumni berbaur dan larut dalam kegiatan dikemas dengan suasana penuh keakraban, persaudaraan dan riang gembira.



Merdeka Cup 2026 Ika Unhas Jabodetabek. (Dok Ika Unhas)


Salahsatu khas pada setiap gelaran MC adalah sajian aneka jenis makanan dan kue-kue khas tradisional Sulawesi Selatan yang sekaligus mengobati kerinduan terhadap kuliner kampung halaman. Sebut saja coto makassar, pallubasa, pisang ijo, songkolo, barongko, sanggara balanda dan lainnya. 

Pada tahun 2026 Merdeka Cup direncanakan dilaksanakan pada Sabtu-Minggu (29-30 Agustus) di Arena Sport kuningan Jakarta Selatan. Sedangkan panpel-nya digilir perwakilan IKA fakultas.

Kali ini dipercaya sebagai Ketua panpel Ricky Valentino dari IKA peternakan (Fapet) yang secara teknis bekerjasama dengan IKA kehutanan dan IKA perikan kelautan.     

Regenerasi Alumni Muda

Dibawah nakhoda Andi Afdal dkk, regenerasi alumni muda sedang berjalan di tubuh organisasi ikatan alumni (IKA) Unhas Jabodetabek. Mengapa? Karena di setiap kegiatan atau event yang digelar selalu saja ada wajah-wajah baru alumni muda yang terlibat dan berpartisipasi aktif.  

Seperti halnya dalam kepanitiaan Merdeka Cup 2026 yang rata-rata diawaki oleh para alumni muda yang  selama ini sudah banyak terlibat dalam berbagai kegiatan.

Misalnya dulu dikenal era alumni muda dengan motor penggeraknya seperti Ryan Saputra dkk, lalu muncul Fatir Kasim dkk, dan kini lahir lagi era Furqon, Gafur, Madyan, Sabrina dkk. 

“Kami selalu mendorong dan memberi ruang yang besar bagi adek-adek alumni muda untuk lebih aktif di setiap kegiatan,” kata Andi Afdal. 

Menurut Afdal, masa depan kegiatan dan organisasi alumni sesungguhnya ada ditangan para alumni muda karena merekalah yang akan menjadi pelanjut membesarkan organisasi alumni ini.

Keterlibatan alumni muda dan atensi kepengurusan selama ini, menjadi bukti kesuksesan nyata Ketua Afdal membangun iklim dan suasana nyaman berkreasi. Kepemimpinan egaliter dan merangkul menjadi daya tarik alumni muda mau terlibat dalam setiap kegiatan. (*)

(Rusman Madjulekka)