Mahasiswa
Pendidikan

KKN-T Stunting Unhas Paparkan 4 Proker, Dukung Upaya Penurunan Angka Stunting di Desa Maccini Baji

SEMINAR PROGRAM - Mahasiswa KKN-T Stunting Gelombang 116 Unhas menggelar Seminar Program Kerja di Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Selasa (21/7/2026). (Dok KKN-T Unhas)

JENEPONTO, UNHAS.TV – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Stunting Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar Seminar Program Kerja di Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara mahasiswa dan pemerintah desa dalam mendukung upaya percepatan penurunan angka stunting di wilayah tersebut.

Seminar dihadiri oleh Kepala Desa Maccini Baji, kepala dusun, Bhabinkamtibmas, kader posyandu, imam dusun, serta sejumlah tokoh masyarakat yang selama ini terlibat dalam program kesehatan ibu dan anak.

Kepala Desa Maccini Baji, Muhammad Rais, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-T Unhas. Menurutnya, peningkatan kasus stunting di desanya menjadi perhatian serius sehingga dibutuhkan sinergi berbagai pihak untuk mengatasinya.

“Mewakili pemerintah desa, kami sangat menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN-T Unhas. Angka stunting di Desa Maccini Baji saat ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu," ujarnya.

"Karena itu, kami berharap kehadiran mahasiswa dapat memberikan kontribusi dan solusi nyata bagi masyarakat,” tambah Muh Rais.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa stunting dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti kekurangan gizi kronis, kondisi kesehatan, sanitasi, hingga pola pengasuhan.

Berdasarkan kondisi tersebut, mahasiswa merancang sejumlah program kerja yang berfokus pada edukasi masyarakat, khususnya bagi ibu hamil, ibu balita, remaja, dan keluarga.



SEMINAR PROGRAM - Mahasiswa KKN-T Stunting Gelombang 116 Unhas menggelar Seminar Program Kerja di Desa Maccini Baji, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Selasa (21/7/2026). (Dok KKN-T Unhas)


Di bawah bimbingan Dosen Pendamping Kegiatan, Dr Hasan Basri, mahasiswa akan melaksanakan enam program utama.

Keempat program yaitu Edukasi 1.000 Hari Pertama Kehidupan, Aksi Menanam Kelor, Sanitasi Ceria, Edukasi Isi Piringku, GENTING (Gerakan Edukasi Tablet Tambah Darah bagi Remaja sebagai Upaya Pencegahan Stunting), serta Edukasi Bahaya Cacingan pada Anak.

Seluruh program tersebut dirancang untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemenuhan gizi, perilaku hidup bersih dan sehat, serta pencegahan stunting sejak dini.

Program ini juga sejalan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 2 (Zero Hunger) dan Tujuan 3 (Good Health and Well-being).

Melalui rangkaian program kerja tersebut, mahasiswa KKN-T Stunting Universitas Hasanuddin berharap dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus mendukung upaya pemerintah desa menurunkan angka stunting di Desa Maccini Baji secara berkelanjutan.

(Kautsar Ardiansyah R / Unhas TV)