Budaya

Mahasiswa Filipina Ceritakan Pengalaman Mengenal Budaya Selayar lewat ICP 2026

Kassandra Carla V Dumayas - Mahasiswa Magang Filipina. (Dok Unhas TV)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Dua mahasiswa asal Filipina mengaku memperoleh pengalaman budaya dan kerja yang berharga selama mengikuti International Cultural Program (ICP) 2026 yang diselenggarakan Universitas Hasanuddin.

Program tersebut membawa peserta mengenal warisan maritim, kehidupan masyarakat, dan budaya lokal Sulawesi Selatan, khususnya di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Kedua mahasiswa itu adalah Kassandra Carla V. Dumayas dan Eunice Elaiza C. Marbella dari Mindanao State University–Iligan Institute of Technology. Mereka menjadi bagian dari 40 peserta ICP 2026 yang berlangsung pada 29 Juni hingga 6 Juli 2026 di Kota Makassar dan Kepulauan Selayar.

Selain mengikuti kegiatan budaya, Kassandra dan Eunice tengah menjalani program magang selama 200 jam di Kantor Internasional Universitas Hasanuddin.

Kantor tersebut menangani kerja sama Unhas dengan mitra global, mobilitas mahasiswa, penyelenggaraan kegiatan internasional, serta proses adaptasi mahasiswa asing di lingkungan kampus.

Kassandra mengatakan kegiatan di Kantor Internasional memberinya kesempatan untuk mengerjakan berbagai tugas dan bertemu dengan orang-orang dari beragam latar belakang.

Interaksi itu membuat proses magang tidak hanya menjadi pengalaman kerja, tetapi juga ruang untuk memahami cara berkomunikasi dan berkolaborasi dalam lingkungan internasional.

“Pengalaman saya di Kantor Internasional sejauh ini sangat menyenangkan dan memperkaya wawasan. Setiap hari selalu ada hal baru untuk dipelajari,” kata Kassandra di Kampus Universitas Hasanuddin, Tamalanrea, Makassar, Jumat (10/7/2026).

Menurut Kassandra, peserta ICP juga rutin melakukan refleksi pada malam hari untuk membahas pengalaman dan pelajaran yang mereka peroleh sepanjang kegiatan. Ia menyebut acara api unggun pada penutupan program sebagai salah satu momen yang paling membekas.

Bagi dia, kegiatan itu merangkum perjalanan peserta selama program, mulai dari proses membangun persahabatan, pertukaran budaya, menghadapi tantangan, hingga menciptakan kenangan bersama. Ikatan kekeluargaan yang tumbuh di antara peserta membuat pengalaman tersebut akan terus dikenang.

Eunice juga menilai program magang di Kantor Internasional Unhas memberi pengalaman positif. Ia banyak bertugas di meja layanan depan dan mempelajari prosedur pelayanan agar dapat membantu pengunjung serta mengarahkan mereka kepada staf yang sesuai.

“Sejauh ini, pengalaman saya di Kantor Internasional sangat positif dan menjadi kesempatan belajar yang luar biasa,” ujar Eunice.

Kunjungan ke Kepulauan Selayar menjadi bagian yang paling menarik bagi Eunice. Dari kegiatan tersebut, ia mengenal lebih dekat sejarah dan tradisi maritim Sulawesi Selatan serta hubungan masyarakat setempat dengan laut.

Eunice mengatakan pengalaman melihat kehidupan sehari-hari warga Selayar memberinya pemahaman yang tidak diperoleh hanya melalui penjelasan di ruang kelas.

Ia dapat mengamati cara masyarakat bekerja, berinteraksi, menjaga tradisi, dan menempatkan laut sebagai bagian penting dalam kehidupan mereka.

Menurut dia, pengalaman itu memperluas perspektifnya tentang nilai dan kebiasaan masyarakat lokal. Pertemuan langsung dengan warga juga membuat pertukaran budaya berjalan lebih alami karena peserta tidak hanya menjadi pengunjung, tetapi ikut memahami kehidupan sosial masyarakat kepulauan.

ICP 2026 menjadi salah satu kegiatan internasional Unhas yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai latar belakang. Melalui kunjungan lapangan, kegiatan budaya, dan program magang, peserta memperoleh pengalaman akademik sekaligus mengenal masyarakat Sulawesi Selatan dari dekat.

(Ezra A. Calibo / Aldrix Vern C. Saavedra / Unhas TV)