Mahasiswa

Mahasiswa KKN Unhas Usulkan Pembuatan Website Resmi Desa Lentu untuk Dukung Digitalisasi Pelayanan

WEBSITE - Kepala Desa Lentu, Sirajuddin, menyampaikan apresiasi atas gagasan mahasiswa KKN Unhas untuk pembuatan Website Resmi Desa Lentu, Rabu (15/7/2026). (Dok KKN Unhas)

JENEPONTO, UNHAS.TV – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Digitalisasi Desa Gelombang 116 Universitas Hasanuddin mengusulkan program kerja pembuatan website resmi Desa Lentu dalam Seminar Program Kerja yang digelar di Kantor Desa Lentu, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Rabbu (15/7/2026).

Program tersebut menjadi salah satu inovasi yang ditawarkan mahasiswa KKN sebagai upaya mendukung transformasi digital desa sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

Seminar dihadiri oleh Kepala Desa Lentu, perangkat desa, Bhabinkamtibmas Desa Lentu, Ketua dan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, para kader, serta warga setempat.

Dalam pemaparannya, mahasiswa menjelaskan bahwa website desa akan dirancang sebagai pusat informasi yang memuat profil desa, potensi wilayah, berita dan kegiatan desa, layanan administrasi, hingga berbagai informasi publik lainnya yang dapat diakses masyarakat secara mudah dan cepat.

Kepala Desa Lentu, Sirajuddin, menyampaikan apresiasi atas gagasan tersebut. Menurutnya, keberadaan website desa akan menjadi sarana yang efektif untuk meningkatkan keterbukaan informasi sekaligus memperkenalkan potensi Desa Lentu kepada masyarakat yang lebih luas.



PROGRAM KERJA - Mahasiswa KKN Tematik Digitalisasi Desa Gelombang 116 Unhas mengadakan Seminar Program Kerja yang digelar di Kantor Desa Lentu, Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Rabbu (15/7/2026). Mahasiswa mengusulkan program kerja pembuatan website resmi Desa Lentu. (Dok KKN Unhas)


“Kami menyambut baik usulan pembuatan website Desa Lentu. Program ini sangat bermanfaat karena dapat membantu penyebaran informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi media promosi potensi desa. Kami berharap program ini dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Apresiasi serupa juga disampaikan oleh salah seorang staf Desa Lentu. Ia mengungkapkan bahwa website desa merupakan kebutuhan yang telah lama direncanakan, namun belum dapat diwujudkan karena keterbatasan sumber daya dalam proses pengembangannya.

“Program kerja ini sangat menarik karena memang saat ini kami membutuhkan website desa. Selama ini kami masih mengalami kesulitan dalam proses pembuatannya," kata Sirajuddin.

"Kehadiran mahasiswa KKN dengan program ini tentu sangat membantu, dan kami berharap website tersebut nantinya dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan informasi kepada masyarakat,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin, pemerintah desa, dan masyarakat, program ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung digitalisasi pelayanan publik di Desa Lentu.

Selain meningkatkan transparansi penyelenggaraan pemerintahan desa, website tersebut juga diharapkan mampu mempermudah masyarakat dalam memperoleh informasi serta mengakses berbagai layanan desa secara efektif dan efisien.

(Kautsar Ardiansyah R / Unhas TV)