Kuliner
Makassar
News

Makassar Pamerkan Kuliner dan Ekonomi Kreatif kepada Delegasi Diplomatik dari 28 Negara Dunia

GASTRODIPLOMACY - Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Ani Nigeriawati Bersama Asisten III Pemerintah Kota Makassar, Dr. Firman Hamid Pagarra, hadir dalam konferensi pers Gastrodiplomacy Series 2026: Diplomatic Tour to Makassar di Hotel The Rinra, Makassar, Senin (22/6/2026). (Unhas TV / Kautsar Ardiansyah)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia bersama Pemerintah Kota Makassar menggelar Indonesia Gastrodiplomacy Series 2026: Diplomatic Tour to Makassar.

Ajang ini berlangsung di Kota Makassar pada 23-25 Juni 2026 dan diikuti 35 delegasi dari 28 negara mitra strategis. Kegiatan tersebut diperkenalkan dalam konferensi pers di Hotel The Rinra, Makassar, Senin (22/6/2026).

Melalui agenda ini, Makassar menjadi tuan rumah pertemuan diplomatik yang memadukan kuliner, budaya, pariwisata, dan potensi ekonomi kreatif daerah.

Direktur Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri RI, Ani Nigeriawati, mengatakan kuliner Nusantara memiliki posisi penting dalam diplomasi publik Indonesia.

Menurut dia, makanan tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga medium untuk membangun hubungan lintas negara.

“Melalui agenda Indonesia Gastrodiplomacy Series: Diplomatic Tour to Makassar ini, Kementerian Luar Negeri bersama Pemerintah Kota Makassar ingin memperlihatkan kekuatan diplomasi publik kita lewat kuliner,” kata Ani.

Ia menyebut kehadiran 35 delegasi dari 28 negara menunjukkan bahwa cita rasa Nusantara memiliki daya tarik universal. Kuliner, kata dia, dapat menjadi jembatan budaya sekaligus sarana membangun rasa saling percaya di tingkat internasional.

Program IGS 2026 tidak hanya berisi promosi makanan khas daerah. Agenda yang turut didukung Dekranasda Makassar ini juga diarahkan sebagai etalase potensi investasi, pariwisata, produk lokal, dan ekonomi kreatif.

Pemerintah Kota Makassar berharap kegiatan ini membuka ruang kerja sama yang lebih luas dengan negara-negara mitra.

Koordinator IGS 2026 sekaligus Asisten III Pemerintah Kota Makassar, Dr. Firman Hamid Pagarra, mengatakan pemerintah kota telah menyiapkan infrastruktur dan layanan penyambutan bagi para delegasi.

Peserta kegiatan terdiri atas perwakilan diplomatik asing, termasuk duta besar dan konsul jenderal. “Pemerintah Kota Makassar sudah siap sepenuhnya menyambut para perwakilan diplomatik asing, mulai dari Duta Besar hingga Konsul Jenderal, pada tanggal 23 sampai 25 Juni ini,” ujar Firman.

Menurut Firman, kegiatan ini menjadi momentum bagi Makassar untuk menunjukkan kapasitas hospitality, kekayaan kuliner, dan potensi ekonomi kreatif kepada dunia. Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada seremoni, tetapi berlanjut pada kerja sama global yang konkret.

Melalui diplomasi meja makan, Makassar ingin menempatkan kuliner sebagai pintu masuk promosi daerah. Pemerintah berharap komoditas unggulan dan produk kreatif lokal dapat menjangkau pasar internasional secara berkelanjutan.

(Kautsar Ardiansyah R / Unhas TV)