GOTHENBURG, UNHAS.TV - Hasil imbang 1-1 melawan Paris Saint-Germain, Sabtu (8/8/2026), dalam laga pramusim di Gothenburg menyisakan persoalan lebih besar bagi Manchester United.
Bukan sekadar celah di lini pertahanan, melainkan kondisi lini tengah yang kembali mengkhawatirkan setelah Mason Mount mengalami cedera dan harus meninggalkan lapangan hanya 20 menit setelah pertandingan dimulai.
Mount sempat menunjukkan perkembangan menjanjikan ketika dimainkan di lini tengah oleh pelatih Michael Carrick, baik dalam pertandingan kompetitif maupun laga persahabatan. Namun persoalan lama kembali membayangi pemain berusia 27 tahun tersebut: kebugaran.
Mount berlari meninggalkan lapangan sebelum berdiskusi dengan tiga anggota tim medis United di pinggir lapangan. Ia kemudian berjalan menuju lorong ruang ganti ketika Tyler Fletcher bersiap menggantikannya.
Belum jelas seberapa serius cedera Mount. Ia masih mampu bergerak relatif bebas dan sempat menyentuh bola sebelum diganti.
Ada kemungkinan keputusan Carrick menariknya merupakan tindakan pencegahan. Namun, bagi United, kejadian tersebut kembali menegaskan betapa rapuhnya pilihan pemain mereka di sektor tengah.
Dalam tiga tahun terakhir, Mount hanya mencatatkan 72 penampilan atau rata-rata 24 pertandingan setiap musim. Ia pun bukan gelandang tengah murni yang bisa terus-menerus diandalkan mengatur keseimbangan permainan.
Youri Tielemans memang menjalani penampilan perdananya bersama United dalam pertandingan ini. Pengalaman dan kecerdasannya terlihat ketika mengirim umpan terobosan kepada Bruno Fernandes. Sayangnya, Fernandes gagal memanfaatkan peluang tersebut.
Kobbie Mainoo dijadwalkan kembali bergabung dalam pemusatan latihan United di Dublin mulai Ahad. Namun United masih tidak memiliki gelandang bertahan yang benar-benar tersedia.
Klub juga dinilai terlalu banyak membebankan tanggung jawab kepada Andrey Santos yang masih membutuhkan waktu berkembang.
Situasi tersebut membuat aktivitas United di bursa transfer kembali menjadi sorotan. Kebijakan belanja yang lebih berhati-hati dinilai masuk akal setelah klub beberapa kali mengeluarkan dana besar.
Masalahnya, jendela transfer tinggal sekitar tiga pekan dan United masih membutuhkan sedikitnya tiga pemain penting. Cedera Mount semestinya bukan satu-satunya alasan klub kembali bergerak di pasar transfer.
Masalah United juga terlihat di pertahanan. Meski kedua tim sama-sama tidak menurunkan susunan pemain terbaik, PSG hanya membutuhkan dua menit untuk membongkar lini belakang lawannya.
Satu umpan Khvicha Kvaratskhelia dari sisi kiri serangan PSG menembus pertahanan kanan United. Dro Fernandez kemudian bekerja sama dengan Ibrahim Mbaye sebelum pemain berusia 18 tahun itu mencetak gol.
Harry Maguire dan Ayden Heaven gagal membaca pergerakan serangan tersebut. Maguire, yang menjadi kapten sepanjang pramusim, kembali terlihat terlambat menghadapi kecepatan lawan. Heaven justru terpaku melihat bola ketika Mbaye menyelesaikan peluang dari jarak dekat.
Kesalahan Heaven tidak berhenti di sana. Pemain berusia 19 tahun itu melakukan umpan buruk, melanggar Kvaratskhelia secara ceroboh, kemudian menerima kartu kuning.
Perbaikan di Lini Pertahanan
>> Baca Selanjutnya
Skuad Man United saat laga pramusim melawan Paris Saint-Germain yang berakhir dengan skor 1-1 di Gothenburg, Swedia, Sabtu (8/8/2026) malam. (Screenshot The Sun)








