Sport

Manchester United Ditahan PSG 1-1, Cedera Mason Mount Bunyikan Alarm di Lini Tengah



Striker Bryan Mbeumo tampil gemilang untuk Manchester United saat melawan PSG, Sabtu (8/8/2026). (Screenshot The Sun)


Carrick akhirnya menarik Heaven pada jeda pertandingan dan memasukkan Leny Yoro. Noussair Mazraoui juga digantikan Diogo Dalot.

Bagi seorang bek tengah berusia 19 tahun, kesalahan semacam itu masih dapat dimaklumi. Namun United memiliki Yoro, pemain muda yang telah memperoleh pengalaman di level lebih tinggi dan dinilai lebih siap apabila Carrick membutuhkan kestabilan di belakang.

Persoalan pertahanan United semakin rumit karena krisis penjaga gawang. Tom Heaton yang mengalami cedera digantikan Dermot Mee.

Kiper berusia 24 tahun tersebut pada dasarnya lebih sering berperan sebagai penjaga gawang latihan dan terakhir mencatatkan penampilan kompetitif bersama Altrincham di National League empat tahun lalu.

Tiga pilihan utama United di posisi penjaga gawang kini berada dalam kondisi cedera atau sakit.

Luke Shaw juga sempat mendapat perawatan setelah menerima tekel pada penghujung pertandingan. United bahkan sempat kebingungan ketika hendak melakukan pergantian pemain terakhir sebelum Harry Amass akhirnya masuk.

Di tengah sederet persoalan itu, Bryan Mbeumo memberikan kabar positif.

Penyerang asal Kamerun tersebut mencetak gol kedelapannya di bawah Carrick apabila pertandingan persahabatan turut dihitung. Menariknya, seluruh gol itu tercipta ketika Mbeumo dimainkan sebagai penyerang tengah.

Mbeumo juga beberapa kali menguji Matvei Safonov melalui tendangan bebas melengkung dan tembakan keras dari luar kotak penalti.

Penampilannya membuat kebutuhan United membeli penyerang tengah baru tidak terasa semendesak kebutuhan memperkuat lini tengah.

Joshua Zirkzee kembali memulai pertandingan dari bangku cadangan untuk kedua kalinya secara beruntun.

United masih memiliki sejumlah opsi menyerang lain, termasuk Matheus Cunha, Benjamin Sesko yang masih memulihkan cedera tulang kering, serta Marcus Rashford. 

Kedalaman semacam itu tidak dimiliki Carrick di lini tengah. Karena itu, skor 1-1 melawan PSG mungkin bukan persoalan terbesar United malam itu.

Cedera Mount, minimnya gelandang bertahan, serta rapuhnya pertahanan menjadi peringatan bahwa pekerjaan klub menjelang bergulirnya musim baru masih jauh dari selesai. Bursa transfer masih terbuka. Bagi United, waktunya mulai menipis. (*)