SUNGGUMINASA, UNHAS.TV - Ratusan pengunjuk rasa yang mendatangi Kantor Bupati Gowa di Kota Sungguminasa, Senin (24/8/2026) pagi, menuntut Bupati Giwa Husniah Talenrang agar mundur dari jabatannya.
Tuntutan itu, salah satunya dipicu oleh kebijakan Husniah Talenrang yang menonaktifkan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Gowa pada Jumat (21/8/2026) pekan lalu. Mereka menilai kebijakan itu tidak berdasar pada aturan yang jelas.
Di hadapan pengunjuk rasa, Husniah membantah menonaktifkan 16 orang sebagaimana isu yang beredar di masyarakat. "Semuanya berjumlah tujuh, tidak ada 16 orang. Isu dari mana? Ketujuh orang itu adalah Sekretaris Daerah," ujar Husniah.
Belum sempat menuntaskan kalimatnya, Sekretaris Daerah Gowa Andy Aziz Peter bersama massa dan beberapa Aparatur Sipil Negara langsung mendekati sumber suara.
"Berhenti membohongi kami. Tolong dijelaskan secara baik-baik kepada kami. Tolong menjelaskan kenapa kami diberhentikan dengan tidak hormat. Tolong kami dijelaskan secara prosedur Jangan mengandai-andai aturan," ujar Andy.
Ini adalah rangkaian dari sejumlah masalah yang terjadi pada diri Husniah Talenrang. Sebelumnya, DPRD Gowa melalui Pansus Hak Angket merekomendasikanpemakzulan terhadap dirinya.(*)






 Prof Dr Ir Eduart Wolok ST MT-300x169.webp)
