MAKASSAR, UNHAS.TV – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, mengajak kader PKK menjadi garda terdepan dalam membangun keluarga yang cerdas, aman, dan bijak menggunakan internet.
Ajakan itu disampaikan Melinda Aksa saat membuka kegiatan Gerakan Keluarga Cerdas Berinternet di Makassar, Kamis (4 /5/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Upgrade Dirimu, Upgrade Keluargamu: Ibu Muda Berdaya di Tengah Banjir Informasi”.
Acara ini dihadiri jajaran pengurus inti TP PKK Kota Makassar, para ketua pokja, Ketua TP PKK kecamatan se-Kota Makassar, serta kader PKK dari berbagai wilayah.
Dalam sambutannya, Melinda mengajak peserta melihat perubahan besar dalam perkembangan teknologi. Ia membandingkan generasi yang tumbuh pada era 1980-an dan 1990-an dengan anak-anak masa kini yang hidup berdampingan dengan gawai, internet, dan berbagai platform digital.
“Anak-anak kita sekarang tumbuh bersama smartphone, tablet, dan berbagai platform digital. Apalagi sejak pandemi COVID-19, penggunaan gadget menjadi bagian dari kebutuhan belajar sehari-hari,” ujar Melinda.
Menurut Melinda, internet memberi banyak kemudahan, tetapi juga membawa tantangan besar bagi orang tua. Anak-anak, kata dia, tidak boleh dibiarkan mengakses media sosial secara bebas tanpa mempertimbangkan usia dan kedewasaan mereka.
Ia juga mengingatkan pentingnya pendidikan privasi digital sejak dini. Anak-anak perlu memahami bahwa foto, lokasi, nama sekolah, dan informasi pribadi lain tidak boleh sembarang dibagikan di media sosial.
“Di era kecerdasan buatan atau AI saat ini, penyalahgunaan data dan identitas digital dapat terjadi dengan sangat mudah,” kata Melinda.
Melinda menilai orang tua harus menjadi teladan dalam penggunaan media sosial. Kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan, menurut dia, dapat membuka risiko keamanan digital.
Ia menyebut internet sebagai pisau bermata dua. Di satu sisi memberi kemudahan, di sisi lain menyimpan ancaman, termasuk paparan konten negatif bagi anak.
Karena itu, ia meminta orang tua selalu mendampingi anak saat menggunakan internet, termasuk ketika mengakses konten yang tampak aman untuk anak-anak. Pengawasan diperlukan agar materi yang ditonton sesuai dengan usia dan kebutuhan mereka.
Melinda berharap kader PKK meneruskan pengetahuan literasi digital tersebut kepada keluarga dan masyarakat di wilayah masing-masing.
Dalam kegiatan itu, dosen Teknologi Informasi Abdillah SAS memaparkan ancaman keamanan digital yang semakin marak. Ia mengingatkan masyarakat tidak mengunggah aktivitas secara real time, terutama yang berkaitan dengan lokasi, perjalanan, dan data pribadi.
Pemateri lain, Mugniar Marakarma, penulis, mom blogger, dan content creator, membahas bahaya over sharing di media sosial. Menurut dia, jejak digital dapat bertahan lama dan berpotensi disalahgunakan pihak tidak bertanggung jawab. (*)
CERDAS BERINTERNET - Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, membuka kegiatan Gerakan Keluarga Cerdas Berinternet di Makassar, di Kamis (4/6/2026). (Dok Pemkot Makassar)
_1-300x152.webp)







