Karir

Menuju Media Profesional, Unhas TV Jalani Penilaian Faktual Dewan Pers

DEWAN PERS - Tim Verifikasi Lapangan Dewan Pers, Andi Muhammad Sardi, saat melakukan verifikasi lapangan di Studio Unhas TV untuk penilaian sebagai media terverifikasi Dewan Pers di Studio Unhas TV, kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (12/5/2026). (Unhas TV/Andrea Karina)

MAKASSAR, UNHAS.TV – Unhas TV menjalani proses verifikasi faktual oleh Dewan Pers sebagai langkah menuju pengakuan sebagai media resmi. Kegiatan ini berlangsung secara luring di studio Unhas TV dan daring melalui Zoom Meeting pada Selasa, (12/05/2026).

Verifikasi ini merupakan bagian dari tahapan penilaian yang dilakukan Dewan Pers, mencakup aspek administratif sekaligus kondisi faktual di lapangan.

Tim verifikator melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kelengkapan dokumen serta kesiapan operasional Unhas TV sebagai lembaga penyiaran.

Selain itu, tim juga melihat langsung berbagai fasilitas penunjang yang dimiliki Unhas TV, mulai dari studio produksi, ruang editing, hingga sarana teknis lainnya yang digunakan dalam proses penyiaran.

Tidak hanya sebatas pemeriksaan dokumen dan fasilitas, saksi yang hadir turut menyaksikan secara langsung alur produksi, mulai dari proses siaran hingga tahap editing.

Tim Verifikasi Lapangan Dewan Pers, Andi Muhammad Sardi, menjelaskan bahwa verifikasi ini menjadi momentum penting untuk menentukan kelayakan Unhas TV sebagai media resmi di bawah naungan Dewan Pers.



DEWAN PERS - Tim Verifikasi Lapangan Dewan Pers, Andi Muhammad Sardi, saat melakukan verifikasi lapangan di Studio Unhas TV untuk penilaian sebagai media terverifikasi Dewan Pers di Studio Unhas TV, kampus Unhas Tamalanrea, Makassar, Selasa (12/5/2026). (Unhas TV/Andrea Karina)


“Verifikasi yang dilakukan oleh Dewan Pers ini adalah verifikasi administratif sekaligus verifikasi faktual untuk menentukan kelayakan Unhas TV untuk diakui sebagai media resmi," ujar Sardi.

"Pada hari ini verifikasinya berjalan dengan baik, beberapa berkas yang diminta dapat kami sediakan, dan kami berharap Dewan Pers dapat menyetujui kami sehingga bisa diakui secara resmi,” tambahnya.

Ia menambahkan, setelah proses verifikasi faktual ini, pihaknya berharap Dewan Pers dapat melakukan kajian internal dan seluruh persyaratan yang diminta telah terpenuhi.

“Kami berharap apa yang kami sediakan dapat memenuhi seluruh persyaratan, sehingga Unhas TV bisa menjadi media resmi, khususnya sebagai media berbasis komunitas di lingkungan Universitas Hasanuddin,” tambahnya.

Melalui proses ini, Unhas TV optimistis dapat memperoleh pengakuan resmi dari Dewan Pers sebagai media yang kredibel, profesional, dan mampu berkontribusi dalam penyebarluasan informasi, khususnya di lingkungan kampus.

(Andrea Ririn Karina / Unhas TV)