MIAMI, UNHAS.TV - Argentina lolos ke perempat final Piala Dunia setelah membalikkan ketertinggalan dua gol untuk menundukkan Mesir 3-2 dalam pertandingan dramatis babak 16 besar di Atlanta, Selasa (7/7/2026) malam waktu setempat.
Lionel Messi menjadi aktor utama kebangkitan juara bertahan dengan mencetak satu gol dan berperan dalam dua gol lainnya, sementara Enzo Fernandez memastikan kemenangan lewat sundulan pada masa injury time.
Laga yang berlangsung penuh tensi itu diwarnai sejumlah keputusan kontroversial, termasuk intervensi Video Assistant Referee (VAR) yang membatalkan gol Mesir.
Keputusan tersebut memicu protes keras dari kubu The Pharaohs dan menjadi salah satu momen yang paling banyak diperbincangkan sepanjang turnamen.
Mesir tampil mengejutkan sejak awal pertandingan. Tim asuhan Hossam Hassan tidak gentar menghadapi juara bertahan dan justru mampu menciptakan peluang-peluang berbahaya melalui serangan balik cepat.
Di sisi lain, Argentina yang mendominasi penguasaan bola justru kesulitan menembus rapatnya lini pertahanan lawan.
Peluang pertama sebenarnya datang untuk Argentina ketika Enzo Fernandez gagal memanfaatkan bola di depan gawang. Kesempatan emas itu terbuang, meski belakangan wasit mengangkat bendera tanda offside terhadap Rodrigo De Paul dalam proses serangan.
Momentum kemudian berbalik kepada Mesir. Berawal dari bola mati, Marwan Ateya mengirimkan umpan dari sisi kanan yang disambut tandukan bek tengah Yasser Ibrahim.
Bek Mesir itu menang duel udara melawan Lisandro Martinez sebelum menaklukkan Emiliano Martinez dan membawa Mesir unggul 1-0.
Gol tersebut mengejutkan ribuan pendukung Argentina yang memenuhi stadion. Tekanan kepada tim juara bertahan semakin besar ketika mereka gagal memanfaatkan peluang terbaik untuk menyamakan kedudukan.
Argentina memperoleh hadiah penalti setelah Nicolas Tagliafico dijatuhkan Haissem Hassan di dalam kotak terlarang. Wasit Francois Letexier tanpa ragu menunjuk titik putih.

Statistik Laga Argentina vs Mesir. (The Sun)
Namun Lionel Messi gagal menjalankan tugasnya. Tendangan kapten Argentina itu mampu dibaca dengan baik oleh kiper Mostafa Shobeir yang tampil gemilang sepanjang pertandingan.
Penyelamatan tersebut menjadi kegagalan penalti keempat Messi dari delapan kesempatan yang pernah diperolehnya sepanjang sejarah Piala Dunia.
Kepercayaan diri Mesir semakin meningkat. Shobeir terus menunjukkan performa impresif dengan menggagalkan sejumlah peluang Argentina, termasuk sundulan Alexis Mac Allister dari jarak dekat dan membiarkan tendangan bebas melengkung Messi hanya membentur sisi luar tiang gawang.
Julian Alvarez juga nyaris menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Menerima umpan tarik Tagliafico, penyerang Manchester City itu melepaskan sepakan keras ke pojok bawah gawang.
Namun Shobeir kembali melakukan penyelamatan penting untuk menjaga keunggulan Mesir hingga babak pertama berakhir.
Memasuki babak kedua, Argentina meningkatkan intensitas serangan. Namun justru Mesir yang kembali mengancam melalui skema serangan balik cepat.
Pada menit-menit pertengahan babak kedua, Mesir sebenarnya sempat menggandakan keunggulan lewat penyelesaian Mostafa Zico setelah kombinasi apik bersama Mohamed Salah. Serangan dimulai dari wilayah pertahanan sendiri dan mengalir cepat hingga menembus lini belakang Argentina.
Namun kegembiraan para pemain Mesir hanya berlangsung sesaat. VAR memanggil wasit Francois Letexier untuk meninjau proses terjadinya gol.
Tayangan ulang menunjukkan Marwan Ateya sempat menginjak kaki Lisandro Martinez ketika berusaha merebut bola beberapa fase sebelum serangan balik dimulai.
Setelah melakukan peninjauan, Letexier membatalkan gol tersebut karena menilai telah terjadi pelanggaran dalam proses awal serangan.
Keputusan itu langsung memancing protes dari para pemain dan ofisial Mesir yang menganggap kontak tersebut terlalu ringan untuk membatalkan sebuah gol.
Kontroversi belum berhenti. Hanya tujuh menit berselang, kombinasi Hassan, Salah, dan Zico kembali membelah pertahanan Argentina. Kali ini tidak ada intervensi VAR. Zico berhasil menaklukkan Emiliano Martinez untuk membawa Mesir unggul 2-0.
Di Ambang Kekalahan Mengejutkan
>> Baca Selanjutnya
COMEBACK - Lionel Messi berperan besar membawa Argentina melakukan comeback atau bangkit setelah tertinggal 0-2 berbalik menang 3-2 di Atlanta, Selasa (7/7/2026) malam. (Screenshot The Sun)







