MAKASSAR, UNHAS.TV - Universitas Hasanuddin (Unhas) menjalani visitasi akreditasi internasional ASIIN di Ballroom Unhas Hotel and Convention, Kampus Tamalanrea, Makassar, pada 6-7 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Unhas memperkuat mutu pendidikan bertaraf global.
Visitasi tersebut dibuka langsung oleh Rektor Unhas, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc, Rabu (6/5/2026) dan ditutup sehari kemudian, Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini menghadirkan tim asesor dari berbagai universitas, baik dari dalam maupun luar negeri.
ASIIN (Akkreditierungsagentur für Studiengänge der Ingenieurwissenschaften, der Informatik, der Naturwissenschaften und der Mathematik) adalah lembaga akreditasi internasional berbasis di Jerman yang berfokus pada disiplin ilmu teknik, informatika, sains, matematika, pertanian, dan biologi.
Akreditasi internasional ASIIN kali ini dilakukan untuk cluster A dan cluster B. Sejumlah program studi strategis terlibat dalam proses tersebut, di antaranya Matematika, Geofisika, Akuakultur, Teknologi Pangan, Agroteknologi, dan Peternakan.
Prof Jamaluddin Jompa mengatakan visitasi ini merupakan bagian dari komitmen Unhas membangun kampus berstandar global. Menurut dia, internasionalisasi perguruan tinggi tidak cukup hanya menjadi slogan, tetapi harus dibuktikan melalui pemenuhan standar internasional.
“Tidak boleh kita mau internasionalisasi tetapi tidak mengikuti standar internasional. Salah satu standarnya adalah akreditasi program studi, termasuk ASIIN sesuai prodinya,” kata Prof JJ --sapaan akrab rektor Unhas.
Ia menjelaskan, dari enam program studi yang mengikuti proses ASIIN, empat di antaranya merupakan re-akreditasi. Karena itu, proses evaluasi tidak hanya melihat capaian sebelumnya, tetapi juga menilai perbaikan yang telah dilakukan serta tantangan yang masih harus diselesaikan.

Senior Consultant ASIIN - Dr Thomas Lichtenberg. (Dok Unhas TV)
Dalam visitasi ini, tim asesor ASIIN melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dokumen akademik, tata kelola program studi, kurikulum, capaian pembelajaran, serta sistem penjaminan mutu. Mereka juga berdiskusi dengan pimpinan universitas, fakultas, dan program studi.
Selain itu, tim asesor meninjau langsung sarana dan prasarana penunjang pembelajaran. Peninjauan tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan standar akademik yang tertulis dalam dokumen berjalan sesuai praktik di lapangan.
Pada sesi pembukaan, tim asesor juga berdialog dengan Rektor Unhas yang didampingi Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof drg Muhammad Ruslin MKes PhD SpBMM Subsp Ortognat-D(K).
Dialog tersebut membahas arah pengembangan akademik dan strategi Unhas dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Prof Jamaluddin menyebut seluruh pimpinan dan tim program studi akan berdiskusi dengan expert panel ASIIN selama dua hari pelaksanaan visitasi. Sebagian besar panel berasal dari Jerman serta sejumlah institusi pendidikan lainnya.
Menurut dia, hasil asesmen ini tidak hanya menentukan status akreditasi internasional. Lebih dari itu, proses tersebut menjadi ruang untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu diperbaiki.
Rektor Unhas mengakui proses menuju standar global tidak mudah. Namun, ia menyatakan Unhas terus menunjukkan peningkatan kualitas dari waktu ke waktu.
Pelaksanaan on-site visit ASIIN ini menjadi langkah penting bagi Unhas dalam memperkuat pengakuan mutu pendidikan di tingkat internasional sekaligus meningkatkan daya saing lulusannya di pasar global.
(Andrea Ririn Karina / Unhas TV)
AKREDITASI ASIIN - Rektor Universitas Hasanuddin Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc saat menutup kegiatan visitasi akreditasi ASIIN di Hotel Unhas & Convention, Makassar, Kamis (7/5/2026). (Dok Unhas TV)








