Mahasiswa

NMCC ALSA Piala Mahkamah Agung XXVI Resmi Ditutup, Universitas Padjadjaran Keluar sebagai Juara

JUARA. National Moot Court Competition (NMCC) ALSA Piala Mahkamah Agung XXVI resmi ditutup melalui Closing Ceremony yang digelar di Baruga AP Pettarani, Universitas Hasanuddin (Unhas), Senin (9/2/2026) malam. Universitas Padjadjaran keluar sebagai juara. (unhas tv/moh resha maharam)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Rangkaian National Moot Court Competition (NMCC) ALSA Piala Mahkamah Agung XXVI resmi ditutup melalui Closing Ceremony yang digelar di Baruga AP Pettarani, Universitas Hasanuddin (Unhas), Senin (9/2/2026).

Penutupan ini menandai berakhirnya kompetisi peradilan semu tingkat nasional yang berlangsung selama empat hari dan diikuti oleh delegasi mahasiswa hukum dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.

Project Officer NMCC ALSA Piala Mahkamah Agung XXVI, Raja Fatih Omar Al Makassari, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut dengan lancar.

Ia menyebut ajang ini menjadi momen istimewa karena setelah terakhir kali digelar pada 2017, Local Chapter ALSA Unhas kembali dipercaya sebagai tuan rumah.

“Selama empat hari kami berusaha memberikan yang terbaik, terutama dari segi hospitality, agar seluruh delegasi merasa nyaman. Ini menjadi kebanggaan besar bagi kami dan merupakan persembahan untuk ALSA Unhas,” ujarnya.

Raja Fatih juga mengungkapkan, pelaksanaan kompetisi tidak lepas dari berbagai tantangan, baik secara internal maupun eksternal.

Tantangan tersebut meliputi penyusunan kasus posisi dan peraturan kompetisi agar dapat dipahami secara komprehensif oleh seluruh peserta, hingga persoalan teknis dan pendanaan.

“Namun berkat kerja keras seluruh panitia dan kepemimpinan ALSA Unhas, kegiatan ini dapat terlaksana dengan sukses,” katanya.

Ia berharap NMCC ALSA Piala Mahkamah Agung dapat menjadi ruang pembelajaran bagi mahasiswa hukum untuk melahirkan insan yuris yang menjunjung tinggi integritas dan keadilan.

“Semoga kompetisi ini menjadi titik awal perjalanan peserta untuk menegakkan hukum di masa depan dengan penuh tanggung jawab,” tambahnya.

Pada malam penutupan tersebut, panitia juga mengumumkan para pemenang kompetisi. Juara pertama diraih oleh Universitas Padjadjaran, disusul Universitas Jember sebagai juara kedua, dan Universitas Muhammadiyah Kendari sebagai juara ketiga.

Ketua Tim Universitas Padjadjaran, Marco Alyabel Adam, mengaku masih sulit mempercayai kemenangan yang diraih timnya. Ia menyebut proses kompetisi penuh tantangan dan membutuhkan kerja sama tim yang solid.

“Rasanya seperti mimpi. Prosesnya tidak mudah, banyak tantangan yang kami hadapi, tetapi kami bersyukur usaha kami bisa membuahkan hasil,” ujarnya.

Marco berharap pengalaman yang diperoleh selama kompetisi dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh anggota tim, baik dalam pengembangan kemampuan litigasi maupun pembentukan karakter sebagai calon praktisi hukum.

Selain penyerahan piala dan penghargaan, Closing Ceremony NMCC ALSA Piala Mahkamah Agung XXVI juga dirangkaikan dengan pemberian hadiah khusus dari Gubernur Sulawesi Selatan berupa sepeda listrik kepada peserta terpilih.

Hal ini dilakukan sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan prestasi dalam ajang lomba nasional tersebut.

(Achmad Ghiffary M / Moh. Resha Maharam / Unhas TV)