Mahasiswa
Pendidikan

Olah Limbah Plastik Menjadi Produk Bernilai Guna, Mahasiswa KKN-T Unhas Gelar Pelatihan Pembuatan Ecobrick

ECOBRICK - Mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Unhas Posko Desa Pajukukang menggelar pelatihan pembuatan ecobrick di SDN 43 Parrasangan Beru, Kabupaten Maros, Selasa (21/7/2026).

MAROS, UNHAS.TV – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Perubahan Iklim Gelombang 116 Universitas Hasanuddin Posko Desa Pajukukang menggelar pelatihan pembuatan ecobrick di SDN 100 Inpres Balosi, Senin (20/7/2026) dan di SDN 43 Parrasangan Beru, Selasa (21/7/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mengedukasi siswa tentang pemanfaatan limbah plastik menjadi produk yang bernilai guna. 

Pelatihan yang dibimbing oleh Andi Anissar Dzati Iffah SSi MSi tersebut memperkenalkan konsep ecobrick, yaitu teknik mengolah limbah plastik dengan memadatkannya ke dalam botol plastik bekas sehingga dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan berbagai produk sederhana. 

Mahasiswa menjelaskan tahapan pembuatan ecobrick, mulai dari memilih limbah plastik yang bersih dan kering, memotong plastik menjadi bagian-bagian kecil, hingga memadatkannya ke dalam botol menggunakan tongkat pemadat.

Pendampingan dilakukan secara langsung agar setiap siswa memahami teknik pembuatan yang benar dan menghasilkan ecobrick yang padat serta siap digunakan. 

Melalui praktik tersebut, siswa tidak hanya belajar mengurangi limbah plastik, tetapi juga diperkenalkan pada berbagai pemanfaatan ecobrick, seperti bahan pembuatan kursi, meja, pot tanaman, pembatas taman, hingga media pembelajaran.



ECOBRICK - Mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Unhas Posko Desa Pajukukang menggelar pelatihan pembuatan ecobrick di SDN 100 Inpres Balosi, Kabupaten Maros, Senin (20/7/2026). (Dok KKN Tematik Unhas)


Edukasi ini memberikan pemahaman bahwa sampah plastik masih memiliki nilai guna apabila dikelola dengan tepat. 

Suasana pelatihan berlangsung aktif dan interaktif. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari memilah sampah plastik hingga memadatkannya ke dalam botol.

Pendampingan langsung dari mahasiswa membuat peserta lebih mudah memahami proses pembuatan ecobrick sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah plastik di lingkungan sekitar. 

Melalui pelatihan ini, mahasiswa KKN Tematik Perubahan Iklim Universitas Hasanuddin berharap siswa dapat menerapkan praktik sederhana pengelolaan sampah di sekolah maupun di rumah.

Program ini turut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas), Tujuan 11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan), Tujuan 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), serta Tujuan 13 (Penanganan Perubahan Iklim). 

(Kautsar Ardiansyah R / Unhas TV)