Nasional

Organisasi Papua Merdeka Akui Tembak Pilot AS dan Bakar Pesawatnya

OPM - Bangkai pesawat yang diduga dipiloti warganegara Amerika Serikat dibakar oleh TPNPB di Papua. Foto: dok. TPNPB

UNHAS.TV - Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) menegaskan bahwa pihaknya telah menembak mati seorang plot berkebangsaan Amerika Serikat dan membakar pesawat itu di wilayah Papuan.

TPNPB yang merupakan sayap militer dari Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengaku telah membunuh Nicholas F Gosselin setelah dia mendarat di Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pengunungan, Kamis kemarin.

Pesawat perisntis milik PT AMA dengan nomor registrasi PK-RCY itu sedianya terbang dari Bandara Wamena ke Lapangan Terbang Kampung Balinggama.

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Tri Purwanto menyebutkan, berdasarkan informasi yang ia dapatkan, pesawat itu mengangkut tujuh orang asli Papua dan semuanya berhasil selamat.

Dikutip dari BBC, juru bicara satuan tugas operasi pengamanan di Papua, Yusuf Sutedjo, mengatakan, ia belum bisa memastikan apakah pesawat itu telah diserang terlebih dahulu sebelum mendarat. "Penyebab kebakaran dari peristiwa itu masih kami tunggu konfirmasnya dari pihak berwenang," ujarnya.

Juru Bicara TPNPB Sebby Sambon mengatakan pihaknya telah melarang semua penerbangan melintasi wilayah mereka karena seringkali pesawat sipil digunakan untuk mendukung kegiatan militer Indonesia.

"Kami lepaskan tembakan dan membakar pesawat karena ini melanggar apa yang telah kami tegaskan. Kami sangat siap menembak pesawat yang melintas di Tanah Papua karena pesawat sipil seringkali digunakan untuk membantu membawa kebutuhan logistik angkatan bersenjata."

Dia juga membuka kemungkinan negosiasi untuk penyelesaian konflik. Dia juga menyebutkan bahwa jika pihak pemerintah ingin mengambil jasad pilot itu maka harus datang tanpa membawa polisi atau militer.(*)