Makassar
Pendidikan

Pameran Pendidikan Internasional di Makassar Buka Akses Studi ke 11 Kampus Luar Negeri

Elnathan Soelaiman - Operational Manager Alfalink Makassar. (Unhas TV / Zahra Tsabita Sucheng)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Sekitar 700 orang mendaftar untuk mengikuti Pameran Pendidikan Internasional 2026 yang digelar di Hyatt Place Makassar, Jumat (31/7/2026).

Kegiatan ini mempertemukan calon mahasiswa dan orang tua dengan perwakilan 11 perguruan tinggi luar negeri untuk memperoleh informasi mengenai program studi, persyaratan pendaftaran, serta peluang beasiswa.

Pameran yang diselenggarakan Alfalink Overseas Study & English Course itu menjadi bagian dari rangkaian Education Expo di sejumlah kota di Indonesia.

Makassar merupakan kota kedelapan yang disambangi dalam rangkaian tersebut. Setelah Makassar, kegiatan serupa dijadwalkan berlangsung di Jakarta dan Tangerang.

Sejak dibuka sekitar pukul 15.00 Wita, peserta datang secara bertahap sesuai dengan pembagian sesi. Hingga beberapa jam pertama penyelenggaraan, sekitar 200 orang telah mendatangi lokasi pameran.

Mereka berkeliling dari satu stan ke stan lainnya untuk membandingkan pilihan kampus, jurusan, biaya pendidikan, dan skema penerimaan mahasiswa internasional.

Manajer Operasional Alfalink Makassar, Elnathan Soelaiman, mengatakan pameran tersebut dirancang agar masyarakat dapat memperoleh informasi langsung dari perwakilan universitas.

Menurut dia, konsultasi tatap muka dapat membantu calon mahasiswa memahami persyaratan yang berbeda pada setiap perguruan tinggi.

“Peserta bisa mendapatkan informasi terkait jurusan, cara mendaftar, persyaratan, beasiswa, dan hal lain yang ingin diketahui langsung dari perwakilan universitas di lokasi,” kata Elnathan.

Alfalink tercatat memiliki kemitraan dengan lebih dari 600 perguruan tinggi di berbagai negara. Namun, tidak seluruh mitra hadir dalam pameran di Makassar. Sebanyak 11 universitas mengirimkan perwakilannya untuk memberikan penjelasan langsung kepada peserta.

Informasi yang diberikan tidak hanya berkaitan dengan pilihan perguruan tinggi. Peserta juga mendapat kesempatan berkonsultasi mengenai tahapan persiapan studi, mulai dari menentukan program yang sesuai, menyiapkan dokumen akademik, mengajukan pendaftaran, hingga mengurus visa pelajar.

Menurut Elnathan, calon mahasiswa perlu memahami proses pendidikan luar negeri secara menyeluruh sebelum mengambil keputusan. Pemilihan kampus, misalnya, tidak cukup hanya berdasarkan peringkat universitas.

Kesesuaian Program Studi

Peserta perlu mempertimbangkan kesesuaian program studi, persyaratan bahasa, kemampuan pembiayaan, waktu pendaftaran, dan rencana karier setelah lulus.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin peserta mendapatkan informasi yang lengkap dan mengetahui langkah berikutnya. Mereka perlu memahami persiapan yang dibutuhkan, bagaimana linimasa pendaftarannya, serta proses sampai keberangkatan,” ujarnya.

Pameran tersebut juga menawarkan konsultasi mengenai beasiswa. Calon mahasiswa dapat menanyakan jenis bantuan pendidikan yang tersedia, persyaratan akademik, dokumen pendukung, serta tenggat pengajuan.

Informasi langsung dinilai penting karena ketentuan beasiswa dan penerimaan mahasiswa dapat berbeda pada setiap institusi.

Antusiasme peserta memperlihatkan tingginya minat masyarakat Makassar terhadap pendidikan internasional. Sebagian pengunjung datang untuk mencari informasi program sarjana.

Peserta lain menanyakan peluang studi pascasarjana, jalur perpindahan perguruan tinggi, serta program persiapan bahasa Inggris.

Bagi penyelenggara, pameran pendidikan bukan sekadar tempat membagikan brosur kampus. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi pintu awal bagi peserta untuk menyusun rencana akademik secara lebih terukur.

Konsultasi diperlukan agar calon mahasiswa tidak keliru dalam memilih program atau terlambat memenuhi persyaratan.

Elnathan berharap kehadiran perwakilan universitas internasional di Makassar dapat memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan global.

Peserta diharapkan tidak hanya pulang membawa daftar kampus, tetapi juga memahami tahapan yang harus ditempuh untuk mencapai tujuan studi mereka.

Melalui informasi yang lebih akurat dan konsultasi langsung, calon mahasiswa dapat mempertimbangkan pilihan secara matang sebelum mendaftar.

Pameran ini sekaligus membuka kesempatan bagi masyarakat Makassar untuk menjangkau ratusan perguruan tinggi luar negeri tanpa harus lebih dulu meninggalkan kota.

(Zahra Tsabitha Sucheng / Unhas TV)