PARIS, UNHAS.TV — Perayaan kemenangan Paris Saint-Germain atas Arsenal dalam final Liga Champions berubah menjadi kerusuhan di sejumlah titik di Kota Paris, Prancis, Sabtu (30/5/2026) malam atau Minggu (31/5/2026) dini hari Wita.
Polisi menangkap sedikitnya 235 orang di ibu kota Prancis setelah ribuan pendukung turun ke jalan, menyalakan suar, melempar botol, dan merusak kendaraan serta etalase toko. Kementerian Dalam Negeri Prancis menyebut total 326 orang ditahan di seluruh negeri.
Kericuhan pecah bahkan sebelum pertandingan yang digelar di Budapest, Hungaria, berakhir. Bentrokan mulai terjadi pada babak pertama, tak lama setelah Kai Havertz membawa Arsenal unggul pada menit keenam.
Di kawasan Chatelet, antara Katedral Notre-Dame dan Museum Louvre, massa mulai melempar kursi dan botol ke arah polisi. Aparat kemudian bergerak membubarkan kerumunan dan melakukan penangkapan.
Seorang saksi mata mengatakan kerusuhan bermula begitu Arsenal unggul 1-0. “Kursi dan botol dilemparkan ke arah polisi, yang kemudian bergerak melakukan penangkapan,” kata saksi tersebut, seperti dikutip sejumlah laporan media Inggris.
Sebagian pendukung PSG juga memanjat perancah bangunan di dekat Rue de Rivoli, salah satu jalan belanja utama di Paris. Polisi berupaya menurunkan mereka, tetapi situasi itu justru memicu bentrokan lanjutan.

PANJAT - Seorang penggemar sepak bola PSG memanjat lampu lalu lintas. (Tangkapan layar The Sun/Getty)
Di beberapa kafe yang menyiarkan pertandingan, pemilik usaha dilaporkan mematikan televisi karena situasi di luar mulai tidak terkendali.
Ratusan turis yang berada di sekitar Notre-Dame dan Louvre ikut terjebak dalam kekacauan. Kawasan tersebut merupakan salah satu pusat wisata tersibuk di Paris.
PSG akhirnya mengalahkan Arsenal melalui adu penalti setelah pertandingan berakhir 1-1 hingga babak tambahan. Arsenal sempat unggul lewat gol Havertz, sebelum PSG menyamakan kedudukan pada babak kedua.
Dalam adu penalti, Eberechi Eze dan Gabriel gagal mengeksekusi tendangan untuk tim asuhan Mikel Arteta. PSG menang 4-3 dan mempertahankan gelar Liga Champions.
Kemenangan itu disambut puluhan ribu pendukung PSG di Paris. Lebih dari 40 ribu orang disebut menonton laga melalui layar raksasa di Stadion Parc des Princes, markas PSG di bagian barat kota.
Pesta Berubah Menjadi Kekacauan
>> Baca Selanjutnya
RUSUH - Perayaan meriah di Paris pada Sabtu malam setelah PSG kalahkan Arsenal di final Liga Champions, Minggu (31/5/2026) dini hari. Perayaan fans PSG berakhir ricuh. (Tangkapan layar The Sun/Getty)






 HSE-300x169.webp)

