Internasional

Paus Leo XIV Mengunjungi Aljazair dan Menyapa dengan "Assalamu Alaikum"

MAKASSAR, UNHAS.TV - Paus Leo XIV tiba di Aljazair pada hari Senin, untuk satu kunjungan mempererat hubungan antarpemeluk agama. Paus Leo XIV menjadi pertama dalam sejarah yang mengunjungi negara Afrika Utara ini. 

Paus kelahiran Amerika Serikat ini membuka tur 11 hari ke Afrika dengan pesan kuat tentang perdamaian, dialog, dan kehidupan bersama antara umat Kristiani dan Muslim.

Sesampainya di Masjid Raya Aljir, Paus Leo XIV berbicara di hadapan para pemimpin Muslim, ulama, dan umat yang berkumpul dalam jumlah besar. Ia memulai pidatonya dengan salam Islam tradisional: "Assalamu alaikum" (Semoga kedamaian tercurah atas kalian). 

Kerumunan massa menjawab dengan hangat "Wa alaikum assalam", menciptakan suasana saling menghormati dan kebaikan hati. "Perdamaian bukan hanya ketiadaan perang, melainkan buah dari keadilan, persaudaraan, dan pertemuan yang tulus antara saudara-saudari dari berbagai keyakinan," ujar Paus tersebut. 

"Hari ini, di negeri yang indah ini yang melahirkan Santo Agustinus yang agung, saya datang sebagai peziarah perdamaian, mengulurkan tangan persahabatan kepada saudara-saudari Muslim kita."

Selain ke masjid, Paus Leo XIV juga mengunjungi Makam Echahid yang merupakan kompleks pemakaman para pejuang Aljazair yang mati karena berperang melawan Perancis. 

Kunjungan Paus Leo XIV ini memiliki makna khusus karena Santo Agustinus, salah satu tokoh paling berpengaruh dalam teologi Kristen, lahir di wilayah yang kini menjadi Aljazair pada abad ke-4. 

Paus Leo XIV, paus Augustinian pertama dan orang Amerika pertama yang memimpin Gereja Katolik, menyoroti warisan spiritual bersama ini sambil menyerukan penghentian "kecenderungan neokolonial" dan konflik global, termasuk perang AS-Israel dengan Iran yang sedang berlangsung.

Pejabat pemerintah Aljazair dan pemimpin agama menyambut Paus dengan hangat, menyebut kunjungan ini sebagai kesempatan bersejarah untuk memperkuat hubungan antara Vatikan dan dunia Muslim. 

Uskup Agung Jean-Paul Vesco dari Aljir menyatakan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk "membangun jembatan antara dunia Kristen dan Muslim" di tengah ketegangan global saat ini.

Kunjungan ke Aljazair ini menandai awal dari tur Afrika Paus Leo XIV yang lebih luas, yang juga akan membawanya ke Kamerun, Angola, dan Guinea Khatulistiwa. 

Perjalanan ini menegaskan fokus Gereja Katolik yang semakin besar terhadap benua Afrika, di mana iman Katolik sedang berkembang pesat.

Salam "Assalamu alaikum" yang disampaikan Paus telah banyak dipuji di media sosial dan kalangan antaragama sebagai isyarat simbolis yang kuat tentang kerendahan hati dan keterbukaan.

Vatican News menyebut momen tersebut sebagai "babak baru dalam dialog persahabatan dan perdamaian antara dua agama terbesar di dunia."(*)