Internasional
Sport

Pemain Naegohyang Menangis Saat Disambut Kim Jong-un Setelah Juara Liga Champions Asia

LIGA CHAMPIONS - Para pemain Naegohyang Womens FC menangis saat disambu Presiden Kim Jong-un usai meraih gelar juara AFC Women’s Champions League 2026 di Pyongyang, Korea Utara, Rabu (3/6/2026). (Screenshot The Sun)

PYONGYANG, UNHAS.TV — Para pemain Naegohyang Women’s FC menangis saat bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong-un setelah menjuarai AFC Women’s Champions League, Rabu (3/6/2026).

Rekaman yang beredar memperlihatkan Kim masuk ke lapangan untuk memberi selamat kepada tim sepak bola putri itu, yang baru mencetak sejarah sebagai klub Korea Utara pertama peraih gelar antarklub perempuan Asia.

Dalam rekaman tersebut, Kim tampak tersenyum ketika berjalan melewati barisan pemain. Sejumlah pemain terlihat emosional.

Beberapa di antaranya menangis, melompat kecil, dan bertepuk tangan saat mendapat ucapan selamat langsung dari pemimpin tertinggi Korea Utara itu. Setelah menyapa pemain, Kim berfoto bersama dua tim sebelum duduk di tribune.

Kemenangan Naegohyang diraih setelah mengalahkan Tokyo Verdy Beleza dari Jepang dengan skor 1-0 pada final yang digelar di Suwon Sports Complex, Korea Selatan, 23 Mei 2026.

Gol tunggal dicetak Kim Kyong-yong pada menit ke-44 setelah menerima umpan silang Jong Kum. Reuters melaporkan Tokyo Verdy bahkan tak mencatatkan tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

Kim Kyong-yong, kapten Naegohyang, juga dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen. Ia mengatakan gelar tersebut bukan hasil kerja pribadi, melainkan capaian seluruh tim dan staf pelatih. “Kami terus mendorong diri hingga akhir,” kata dia, seperti dikutip setelah pertandingan.

Pelatih Naegohyang, Ri Yu-il, menyebut keberhasilan itu sebagai buah kerja keras pemain muda yang masih terus berkembang. Ia juga berterima kasih atas dukungan negara dan Partai Buruh Korea.

Menurut Ri, timnya berusaha menjaga fokus pada sepak bola meski pertandingan berlangsung di tengah ketegangan politik Semenanjung Korea.

Keikutsertaan Naegohyang di Korea Selatan menjadi sorotan tersendiri. Mereka disebut sebagai rombongan atlet Korea Utara pertama yang berkunjung ke Korea Selatan dalam delapan tahun terakhir.

Lawatan itu terjadi saat hubungan kedua negara memburuk. Pyongyang dalam beberapa tahun terakhir menyebut Seoul sebagai negara paling bermusuhan dan menutup kemungkinan reunifikasi.

Meski begitu, Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung menyampaikan ucapan selamat terbuka kepada Naegohyang. Ia mengatakan “bola itu bulat” dan berharap kedua pihak dapat bertemu kembali dalam tantangan berikutnya.

Gelar ini juga memberi Naegohyang tiket ke FIFA Women’s Champions Cup 2027 dan Women’s Club World Cup perdana pada 2028.

Bagi Korea Utara, kemenangan tersebut menegaskan posisi mereka sebagai salah satu kekuatan baru dalam sepak bola klub perempuan Asia. (*)