Pendidikan

Perminas Gandeng Unhas dalam Riset Pengelolaan Mineral Strategis Logam Tanah Jarang

GANDENG PERMINAS - Unhas meneken nota kesepahaman dengan PT Perusahaan Mineral Nasional (Persero) atau Perminas untuk memperkuat riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia di sektor mineral nasional di Ruang Rapat Rektor, lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar, Selasa (16/6/2026). (Dok Humas Unhas)

MAKASSAR, UNHAS.TV - Sebagai upaya memperkuat hilirisasi riset dan pengembangan teknologi di sektor mineral, Universitas Hasanuddin (Unhas) menjalin kemitraan dengan PT. Perusahaan Mineral Nasional (Perminas) Persero.  

Kerja sama ini ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di Ruang Rapat Rektor, lantai 8 Gedung Rektorat Unhas, Kampus Tamalanrea, Makassar Selasa (16/6/2026).

Perminas merupakan Badan Usaha Milik Negara baru didirikan pada November 2025. Perusahaan ini bergerak di sektor pertambangan dan pengolahan mineral, yang fokus pada pengelolaan mineral strategis, seperti emas, nikel, tembaga, dan secara spesifik logam tanah jarang (rare earth mineral).

Kapasitasnya dalam hilirisasi dan pengembangan teknologi mineral menjadi landasan kolaborasi dengan Unhas untuk memperkuat riset, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia.

Penandatanganan MoU dilakukan oleh Rektor Unhas Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc bersama Direktur Utama Perminas Gilarsi W Setijono. Kegiatan tersebut turut disaksikan jajaran pimpinan kedua institusi, termasuk Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan dan Bisnis Unhas Prof Dr Eng Adi Maulana ST MPhil, pimpinan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), serta direksi dan komisaris Perminas.

Rektor Unhas Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc menjelaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah strategis memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri, khususnya dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di sektor mineral nasional, khususnya mineral strategis.

"Unhas berkomitmen menghadirkan solusi berbasis riset bagi berbagai tantangan pembangunan. Kemitraan dengan Perminas diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam bidang penelitian, pengembangan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga implementasi program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan industri mineral strategis," ujar Prof JJ. 

Direktur Utama Perminas Gilarsi W Setijono menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama dengan Unhas sebagai salah satu perguruan tinggi terkemuka di Indonesia yang memiliki kapasitas akademik dan sumber daya riset yang kuat.

"Kami meyakini bahwa sinergi antara dunia industri dan perguruan tinggi merupakan faktor kunci dalam mendorong inovasi, pengembangan teknologi, serta peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang dibutuhkan untuk menjawab tantangan industri mineral di masa depan," ungkap Gilarsi.

Kolaborasi ini diharapkan dapat menghasilkan berbagai program yang tidak hanya mendukung kebutuhan industri, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pengelolaan sumber daya mineral yang berkelanjutan, bernilai tambah, dan berdaya saing global.

Unhas dan Perminas sepakat menjajaki berbagai bentuk kerja sama yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan inovasi dan teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta program-program strategis lainnya yang mendukung agenda pembangunan nasional.

Selain penandatanganan MoU, kegiatan juga dirangkaikan dengan sesi diskusi antara pimpinan Unhas dan Perminas untuk mengidentifikasi peluang kolaborasi yang dapat segera ditindaklanjuti melalui program-program konkret dan berkelanjutan.(*)