Sport

Poin Sempurna Arsenal di Fase Grup, Havertz Kembali Bersinar di Liga Champions

Striker Kai Haverts akhirnya mencetak gol untuk Arsenal di laga pamungkas Fase Grup Liga Champions, Kamis (29/1/2026) dini hari. (the sun)

LONDON, UNHAS.TV - Arsenal menutup fase grup Liga Champions musim ini dengan kemenangan 3-2 atas Kairat Almaty di Stadion Emirates, Rabu (28/1/2026) malam waktu setempat.

Hasil itu memastikan The Gunners finis di puncak klasemen grup sekaligus melaju ke babak 16 besar dengan catatan sempurna.

Di tengah laga yang secara matematis tak lagi menentukan, sorotan justru tertuju pada kembalinya Kai Havertz ke susunan pemain inti setelah hampir setahun absen.

Kai Havertz tampil sebagai starter untuk pertama kalinya dalam 357 hari. Sejak Februari tahun lalu, gelandang serang asal Jerman itu lebih sering berkutat dengan cedera lutut dan hamstring.

Total menit bermainnya sebelum laga ini hanya 92 menit, seluruhnya sebagai pemain pengganti. Namun pada kesempatan langka tersebut, Havertz langsung memberi dampak signifikan.

Baru dua menit pertandingan berjalan, Havertz mencatatkan assist dengan mengirim umpan matang kepada Viktor Gyokeres.

Striker asal Swedia itu menyelesaikan peluang tersebut dan membawa Arsenal unggul cepat. Gol tersebut menjadi satu-satunya kontribusi Gyokeres di papan skor, meskipun ia memiliki banyak peluang tambahan sepanjang babak pertama.

Arsenal menggandakan keunggulan pada menit ke-15. Havertz, yang bermain lebih ke tengah, melepaskan tembakan terukur yang tak mampu dibendung kiper Kairat.

Gol itu menjadi gol pertamanya untuk Arsenal dalam 360 hari. Selebrasi Havertz berlangsung sederhana, namun menjadi penanda penting dari kebangkitannya setelah masa panjang pemulihan.

Kairat sempat memberi perlawanan lewat titik putih. Bek Arsenal Riccardo Calafiori dinilai VAR menarik jersey Jorginho di kotak penalti.

Wasit menunjuk titik putih dan Jorginho, yang ironisnya menjadi korban pelanggaran, sukses mengeksekusi penalti untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 2-1.

Gol itu disambut sorakan meriah pendukung tim tamu yang datang dari Kazakhstan, namun menjadi satu-satunya momen kegembiraan mereka sebelum turun minum.

Arsenal kembali menjauh pada menit ke-36. Gabriel Martinelli mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan situasi kemelut di depan gawang.

Gol tersebut berawal dari kegagalan Gyokeres menyelesaikan peluang emas dari jarak dekat. Bola muntah jatuh ke kaki Martinelli, yang tanpa kesulitan menceploskannya ke gawang.

Babak pertama ditutup dengan keunggulan 3-1 Arsenal. Secara permainan, tim asuhan Mikel Arteta mendominasi hampir seluruh aspek pertandingan.

Penguasaan bola, jumlah tembakan, hingga intensitas tekanan sepenuhnya berada di tangan tuan rumah. Kairat, yang sudah dipastikan tersingkir usai hanya mengoleksi satu poin dari tujuh laga sebelumnya, terlihat kesulitan keluar dari tekanan.

Ganti 11 Pemain di Babak Kedua

>> Baca Selanjutnya