MAKASSAR, UNHAS.TV - Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin (Unhas) menjalani asesmen lapangan akreditasi minimum Program Studi Doktor Ilmu Keperawatan, Rabu (2/9/2026). Kegiatan berlangsung di Ruang Senat Fakultas Keperawatan Unhas, Lantai 1.
Asesmen lapangan merupakan bagian dari proses akreditasi yang dilakukan untuk memverifikasi kesiapan program studi berdasarkan dokumen dan data yang telah diajukan sebelumnya.
Pada tahapan ini, tim asesor melakukan verifikasi secara langsung terhadap berbagai aspek yang menjadi persyaratan pendirian program studi.
Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Kesehatan Indonesia (LAM-PTKes), Prof Kusman Ibrahim SKp MNS PhD menjelaskan bahwa proses asesmen terdiri atas dua tahapan, yakni asesmen kecukupan dan asesmen lapangan.
“Dalam proses asesmen ini ada dua tahapan. Pertama, asesmen kecukupan, yaitu kami mempelajari dokumen yang diajukan oleh program studi yang akan dibuka. Kedua, asesmen lapangan untuk melakukan verifikasi,” ujar Prof Kusman.
.webp)
Fakultas Keperawatan Unhas menerima asesor LAM-PTKes untuk proses asesmen lapangan akreditasi minimum Program Studi Doktor Ilmu Keperawatan, Rabu (2/9/2026). (Unhas TV / Athirah)
Menurutnya, rekomendasi akhir belum dapat disampaikan karena kedua tahapan asesmen harus diselesaikan terlebih dahulu.
Setelah seluruh proses selesai, tim asesor akan menyusun rekomendasi mengenai hal-hal yang dapat ditindaklanjuti oleh calon program studi.
“Dari asesmen kecukupan, kami melihat bahwa program studi ini sudah dinilai siap untuk melanjutkan ke tahap asesmen lapangan,” jelasnya.
Pada asesmen lapangan, tim asesor juga melihat berbagai aspek yang berkaitan dengan kesiapan program studi, termasuk dosen, tenaga kependidikan, serta pengelolaan program studi.
Sementara itu, Dekan Fakultas Keperawatan Unhas, Prof Dr Elly Lilianty Sjattar SKp MKes mengatakan persiapan menghadapi asesmen telah dilakukan sejak masa dekan sebelumnya dan telah berlangsung hampir dua tahun.
“Jadi kami sudah persiapkan itu semenjak dekan sebelumnya. Kita sudah sekitar hampir dua tahun, kemudian saya melanjutkan karena saya mulai dari Oktober 2025,” ungkap Prof. Elly.
Persiapan tersebut mencakup penyusunan borang serta kesiapan sumber daya manusia. Fakultas Keperawatan Unhas saat ini memiliki sekitar empat profesor keperawatan, dengan tiga profesor dipersiapkan untuk Program Studi Doktor Ilmu Keperawatan.
Selain sumber daya manusia, Fakultas Keperawatan Unhas juga menyiapkan dukungan penelitian melalui kerja sama dengan laboratorium Fakultas Farmasi dan Fakultas Kedokteran Unhas.
Kerja sama tersebut nantinya mendukung kebutuhan riset mahasiswa Program Studi Doktor Ilmu Keperawatan.
Prof. Elly menjelaskan, asesmen akreditasi minimum terutama melihat kesiapan program studi dari sisi legalitas pendirian, sumber daya manusia, tenaga dosen, tenaga kependidikan, serta ketersediaan calon mahasiswa.
.webp)
Fakultas Keperawatan Unhas menerima asesor LAM-PTKes untuk proses asesmen lapangan akreditasi minimum Program Studi Doktor Ilmu Keperawatan, Rabu (2/9/2026). (Unhas TV / Athirah)
“Karena ini akreditasi minimal, untuk legalitas pendirian program studi. Jadi dilihat bagaimana sumber dayanya, kesiapan tenaga dosen, tenaga kependidikan, dan yang utama itu adalah ada tidak nanti mahasiswanya,” jelasnya.
Selain menilai dokumen dan kesiapan sumber daya, tim asesor juga akan melihat potensi calon mahasiswa yang akan mengikuti pendidikan pada Program Studi Doktor Ilmu Keperawatan Unhas.
Prof. Elly berharap asesmen lapangan tersebut dapat memberikan hasil maksimal sekaligus menjadi pijakan bagi pengembangan program studi ke depan.
Meskipun akreditasi minimum menjadi bagian dari legalitas pendirian, Fakultas Keperawatan Unhas menargetkan Program Studi Doktor Ilmu Keperawatan dapat berkembang hingga memperoleh akreditasi unggul.
“Walaupun akreditasinya minimal, kita berusaha untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Harapannya untuk ke depannya nanti kita bisa sama dengan prodi yang lain, dapat akreditasi unggul,” pungkasnya.
Melalui asesmen lapangan ini, Fakultas Keperawatan Unhas diharapkan dapat memastikan kesiapan Prodi Doktor Ilmu Keperawatan, baik dari aspek sumber daya manusia, fasilitas pendukung, maupun calon mahasiswa, sebagai bagian dari proses menuju penyelenggaraan pendidikan doktoral yang berkualitas.
(Husnul Hatima / Athirah / Unhas TV)
Fakultas Keperawatan Unhas menerima asesor LAM-PTKes untuk proses asesmen lapangan akreditasi minimum Program Studi Doktor Ilmu Keperawatan, Rabu (2/9/2026). (Unhas TV / Athirah)




-300x176.webp)



