MAKASSAR, UNHAS.TV - Program Unhas TV Mencari Dai 2026 resmi dibuka di Studio Utama Unhas TV, Jumat (27/02/2026). Kegiatan yang akan berlangsung hingga Minggu (1/3/2026) tersebut menghadirkan 20 finalis yang siap berkompetisi menampilkan kemampuan dakwah terbaiknya.
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc.
Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif kreatif yang dihadirkan Unhas TV melalui ajang pencarian dai tersebut.
“Alhamdulillah pada hari ini kembali Unhas TV launching program yang sangat bagus, sangat kreatif,” ujarnya setelah membuka resmi kegiatan tersebut.
Menurutnya, program ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang melahirkan konten dakwah yang berkualitas dan relevan dengan perkembangan zaman.
Ia berharap pesan-pesan yang disampaikan para finalis tidak hanya berbasis spiritualitas, tetapi juga didukung oleh pendekatan ilmiah.
“Kita harapkan juga berbasis sains, berbasis data-data ilmiah, sehingga yang mendengar itu lebih meyakinkan. Di samping tentu pesan-pesan keagamaan dan spiritualitas, juga aspek sosial,” jelasnya.
Rektor yang akrab disapa Prof JJ itu juga menantang agar ke depan program ini mampu melahirkan dai bertaraf internasional. Menurutnya, dai muda Indonesia perlu menguasai berbagai bahasa agar mampu menjangkau audiens global.
“Untuk tahun depan, Unhas TV Mencari Dai perlu meluas menjadi dai internasional. Kita butuh dai-dai yang bisa mempengaruhi dunia dalam bahasa-bahasa yang mereka kuasai,” katanya.
Ia menilai generasi muda memiliki keunggulan dalam penguasaan teknologi digital yang dapat dimanfaatkan untuk memperluas jangkauan dakwah. Dengan kemampuan tersebut, konten dakwah dapat diproduksi dan disebarkan secara lebih luas dan efektif.
Lebih lanjut, Prof JJ menegaskan bahwa meskipun Unhas bukan universitas berbasis keagamaan, penguatan karakter dan spiritualitas tetap menjadi bagian penting dalam membangun peradaban.
“Suatu universitas bukan hanya membangun kecerdasan akademik, tapi juga moralitas dan spiritualitas yang kuat,” tegasnya.
Rektor Unhas berharap program “Unhas TV Mencari Dai 2026” menjadi wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya cakap berbicara, tetapi juga mampu menyampaikan pesan keagamaan secara argumentatif, inklusif, dan berbasis pengetahuan, sejalan dengan visi kontribusi menuju Indonesia Emas 2045.
(Achmad Ghiffary M / Unhas TV)
MENCARI DAI - Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc membuka acara Unhas TV Mencari Dai 2026 di Studio Utama Unhas TV, Kampus Unhas, Makassar, Jumat (27/2/2026). (unhas tv/ahmad giffary)
-300x149.webp)

-300x147.webp)
-300x169.webp)




