Internasional

Roket Orang Terkaya Dunia Meledak Sebelum Mengangkasa, Kerugiannya Triliunan Rupiah

MELEDAK - Roket Bllue Origin milik Jeff Bezos meledak saat uji coba pengapian di Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, Kamis malam waktu setempat. Foto: tangkapan layar @NASASpaceflight..

FLORIDA, UNHAS.TV - Roket Blue Origin New Glenn tiba-tiba meledak saat uji coba pengapian di Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral, Florida, Amerika Serikat, Kamis malam waktu setempat.

"Seluruh personel telah terdata dan aman," kata Jeff Bezos, pendiri Blue Origin dan pemilik utama perusahaan global Amazon, dalam unggahan X. Menurutnya, masih terlalu dini mengetahui penyebab utamanya, tetapi pihaknya sudah berupaya menemukannya. 

"Ini hari yang sangat berat, tetapi kami akan membangun kembali apa pun yang perlu dibangun kembali dan kembali terbang," ujarnya.

Sedianya, ini adalah misi keempat dari roket Blue Origin untuk membawa 48 satelit untuk bergabung dengan konstelasi broadband Amazon Leo. Sebelumnya, misi pelepasan roket ketiga terjadi kegagalan pada 19 April lalu sehingga memicu penyelidikan oleh Administrasi Penerbangan Federal (FAA). 

Selama misi April itu, pendorong tahap pertama roket itu berhasil mendarat di tongkang laut, tetapi bagian atas, atau tahap kedua, roket tidak berhasil mengirimkan muatannya yakni satelit BlueBird 7 milik AST SpaceMobile ke orbit yang aman.

Kepada CNN, pihak FAA menyatakan bahwa roket Blue Origin New Glenn mengalami anomali selama uji coba pembakaran statis di landasan di Cape Canaveral, Florida, 28 Mei, sekitar pukul 9 malam waktu setempat.

Jeff Bezos belum mengumumkan seberapa besar kerugian yang ia tanggung akibat ledakan itu. Namun beberapa sumber menyatakan, jumlahnya mencapai 260 juta Dollar AS atau setara Rp 4,4 triliun. Angka itu terbagi menjadi biaya peluncuran sebesar 110 juta Dolla AS dan 150 juta Dollar AS untuk pembuatan roket.

Proyek Ambisius

Blue Origin adalah proyek ambisius yang digagas oleh Jeff Bezos dengan tujuan untuk mendaratkan manusia di bulan sebagai bagian dari wisata eksklusif. Proyek ini mulai diluncurkan pada 2021 memakai roket New Shepard dan berhasil terbang selama 10 menit yang membawa selebriti, tamu istimewa, dan para pencari sensasi kaya ke tepi luar angkasa. 

Ini mengingatkan pada proyek ambisius SpaceX yang dilakukan oleh pemilik X, Elon Musk, yang juga memiliki roket untuk membawa manusia ke Planet Mars. Berbeda dengan Bezos, Elon Musk mengembangkan sendiri jenis roketnya dan tidak menggunakan roket lain seperti yang dilakukan oleh Bezos.

Pada Blue Origin, Bezos berharap di suatu waktu siapa saja orang yang berduit bisa merasakan sensasi berada di angkasa luar dan melihat dari jauh penampakan bumi. Syukur-syukur bisa melihat dari bulan.(*)