UNHAS.TV - Bulan Ramadan menjadi momentum bagi banyak pihak untuk menghadirkan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Salah satunya adalah program Samsat Keliling Ngabuburit yang digelar oleh Jasa Raharja bekerja sama dengan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Selatan dan Kepolisian Daerah Sulsel.
Program ini memberikan kemudahan bagi wajib pajak untuk membayar pajak kendaraan bermotor (PKB) dengan cara yang lebih fleksibel dan nyaman, terutama di waktu menjelang berbuka puasa.
Selain memberikan layanan pembayaran pajak secara mobile, program ini juga menawarkan paket sembako gratis bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran. Langkah ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar lebih taat dalam memenuhi kewajiban pajaknya sekaligus memberikan manfaat langsung di bulan penuh berkah ini.
“Kami ingin membantu masyarakat, tidak hanya dengan menghadirkan kemudahan dalam membayar pajak, tetapi juga dengan memberikan bantuan sembako sebagai bentuk apresiasi,” ujar Kabag Ops Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan Noviar Andhika Panji Wiratama SSos MIKom CPS.
Program Samsat Keliling Ngabuburit diadakan di berbagai titik strategis di Sulawesi Selatan, jelas Panji Wiratama, khususnya di area yang mudah diakses oleh masyarakat.
Dengan adanya layanan ini, masyarakat tidak perlu repot datang ke kantor Samsat dan bisa memanfaatkan waktu menjelang berbuka untuk menyelesaikan kewajiban administrasi kendaraan mereka.
"Dengan demikian, diharapkan tingkat kepatuhan pajak kendaraan bermotor dapat meningkat, yang pada akhirnya akan berdampak pada optimalisasi penerimaan daerah," tambah Panji Wiratama.
Adapun lokasi Samsat Keliling Ngabuburit ini adalah di depan Kantor Jasa Raharja Cabang Sulsel di Makassar berlokasi di Jalan Dr. Sam Ratulangi No. 77, Makassar.
Selain kemudahan dan hadiah sembako, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pajak kendaraan dalam mendukung pembangunan daerah.
Pajak yang dibayarkan oleh masyarakat akan digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk perbaikan infrastruktur jalan, pelayanan transportasi, serta peningkatan fasilitas publik lainnya.
Oleh karena itu, kepatuhan dalam membayar pajak bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Program ini pun mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak warga yang mengapresiasi langkah inovatif ini karena membantu mereka menyelesaikan kewajiban dengan lebih praktis tanpa harus mengorbankan waktu produktif di siang hari.
“Saya sangat terbantu dengan adanya Samsat Keliling ini. Bisa bayar pajak tanpa harus antre lama di kantor Samsat, dan malah dapat sembako gratis juga. Sangat bermanfaat apalagi di bulan Ramadan,” ujar Rudiyanto, seorang wajib pajak yang memanfaatkan layanan ini.
Dengan keberhasilan program ini, diharapkan inovasi serupa dapat terus berlanjut, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga di luar bulan suci, sebagai upaya meningkatkan kepatuhan pajak dan memberikan layanan yang lebih baik bagi masyarakat.
Samsat Keliling Ngabuburit menjadi contoh bagaimana layanan publik dapat dikemas dengan lebih humanis dan mendekatkan diri kepada masyarakat, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. (*)