SIDRAP, UNHAS.TV - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hasanuddin Gelombang 115 memperkenalkan inovasi incinerator sederhana sebagai solusi pembakaran sampah ramah lingkungan di Desa Teppo, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Senin (9/2/2026).
Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat mengatasi persoalan limbah biomassa dan sampah rumah tangga yang selama ini masih menjadi masalah serius di desa tersebut.
Inovasi incinerator sederhana merupakan program kerja unggulan mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 115 Desa Teppo. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan secara kolaboratif dan berkelompok.
Melalui teknologi sederhana dan mudah diaplikasikan, mahasiswa berupaya mendorong perubahan pola pengelolaan sampah yang lebih tertib dan ramah lingkungan.
Pelaksanaan kegiatan tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga mengedepankan pendekatan edukatif.
Mahasiswa memberikan sosialisasi dan pelatihan penggunaan incinerator sederhana, sekaligus menyampaikan pemahaman tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
Masyarakat diajak melihat keterkaitan antara pengelolaan limbah, kebersihan lingkungan, kesehatan, serta keberlanjutan pembangunan desa.
Kegiatan diawali dengan pengenalan alat incinerator sederhana. Mahasiswa menjelaskan bagian-bagian utama alat, fungsi masing-masing komponen, serta mekanisme kerja dalam proses pembakaran sampah.
Penjelasan ini menekankan bahwa incinerator dirancang untuk meminimalkan asap dan mengurangi dampak pencemaran udara dibandingkan praktik pembakaran terbuka yang selama ini umum dilakukan warga.

BAKAR SAMPAH. Mahasiswa KKN-T Unhas memperkenalkan inovasi incinerator sederhana sebagai solusi pembakaran sampah ramah lingkungan di Desa Teppo, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (9/2/2026). (dok kkn tematik unhas)
Selain itu, mahasiswa KKN-T juga memaparkan manfaat dan keunggulan penggunaan incinerator sederhana.
Salah satu tujuan utama alat ini adalah mengurangi penumpukan sampah dan kebiasaan membakar sampah secara terbuka yang berpotensi mencemari udara.
Mahasiswa menjelaskan risiko kesehatan dari asap pembakaran tidak terkontrol, seperti gangguan pernapasan dan penurunan kualitas lingkungan sekitar permukiman.
Program ini mendapat dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat setempat. Kepala Desa Teppo bersama sejumlah warga hadir mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari sesi edukasi hingga praktik langsung.
Dukungan tersebut terlihat dari keterlibatan aktif warga yang memberikan masukan terkait kondisi pengelolaan sampah di lingkungan mereka.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi penggunaan incinerator sederhana. Demonstrasi dilakukan secara langsung oleh mahasiswa bersama Kepala Desa Teppo dan masyarakat.
Warga diberi kesempatan melihat dan mencoba cara penggunaan alat, sehingga diharapkan mampu mengoperasikan incinerator secara mandiri setelah kegiatan KKN berakhir.
Kepala Desa Teppo, H. Sukarta Sabbang, menyampaikan apresiasi atas inovasi yang diperkenalkan mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin Gelombang 115.
“Kami menyambut baik inovasi incinerator sederhana yang diperkenalkan oleh mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin Gelombang 115," kata Sukarta.
"Semoga alat ini dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi kebersihan lingkungan serta kesehatan masyarakat Desa Teppo,” ujarnya.
Mahasiswa KKN-T Unhas berharap kegiatan ini menjadi langkah awal penerapan pengelolaan sampah yang lebih baik di Desa Teppo.
Dalam jangka panjang, inovasi incinerator sederhana diharapkan mampu membantu mengurangi pencemaran lingkungan dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya menyalurkan pengetahuan akademik, tetapi juga berperan sebagai penggerak perubahan di tingkat desa.
Pengenalan dan demonstrasi incinerator sederhana menjadi wujud nyata kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat dalam upaya mewujudkan Desa Teppo yang lebih bersih, sehat, dan berwawasan lingkungan. (*)
BAKAR SAMPAH. Mahasiswa KKN-T Unhas memperkenalkan inovasi incinerator sederhana sebagai solusi pembakaran sampah ramah lingkungan di Desa Teppo, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidenreng Rappang, Senin (9/2/2026). (dok kkn tematik unhas)








