Terkini

Tabrakan Kereta di Spanyol, Atlet Lompat Jauh Spanyol Julieta Gallego Jadi Korban

TABRAKAN KERETA - Dua kereta berkecepatan tinggi jalur Madrid ke Andalusia di Spanyol terlibat tabrakan hebat dan menyebabkan 68 orang tewas. Salah satunya adalah Atlet lompat jauh Spanyol, Julieta Gallego, 24 tahun. (Screenshot Al jazeera)

TOLEDO, UNHAS.TV – Atlet lompat jauh Spanyol, Julieta Gallego, 24 tahun, menjadi salah satu korban tewas dalam kecelakaan dua kereta cepat di Provinsi Toledo, Spanyol. Tabrakan yang terjadi pada Rabu (28/10/2026) itu menewaskan sedikitnya 68 orang dan melukai sekitar 80 lainnya.

Federasi Atletik Kerajaan Spanyol (RFEA) menyampaikan belasungkawa atas kematian Gallego melalui pernyataan di media sosial X, Kamis (29/10/2026). Federasi menyebut Gallego sebagai atlet klub AD Sprint yang berbasis di Madrid.

“Keluarga besar atletik Spanyol turut berduka atas meninggalnya Julieta Gallego, atlet AD Sprint, dalam kecelakaan kereta yang terjadi di Urda (Toledo),” demikian pernyataan RFEA. Federasi juga menyampaikan dukungan kepada keluarga, sahabat, dan rekan satu klub korban.

Gallego dikenal sebagai atlet yang rutin mengikuti kejuaraan antarklub di Spanyol. Ia mencatatkan rekor pribadi lompat jauh sejauh 5,90 meter dalam kompetisi di Antequera pada 2023.

Presiden RFEA Raul Chapado mengatakan kematian Gallego menjadi pukulan bagi komunitas atletik Spanyol. Kepada surat kabar ABC, ia menyebut kepergian atlet muda tersebut sebagai kehilangan besar bagi dunia olahraga.

“Olahraga hari ini berduka atas kepergian Julieta, sebuah kehidupan yang masih memiliki masa depan, tetapi berakhir secara tidak adil,” ujar Chapado.

Kecelakaan terjadi ketika dua kereta cepat bertabrakan di jalur yang menghubungkan Madrid dengan wilayah Andalusia di Spanyol selatan. Insiden tersebut menjadi kecelakaan kereta fatal kedua dalam kurun waktu kurang dari setahun di jalur yang sama.

Presiden Pemerintah Regional Castilla-La Mancha, Emiliano Garcia-Page, menyatakan sedikitnya 68 orang meninggal dan sekitar 80 lainnya mengalami luka-luka. Sebanyak 50 korban dilaporkan mengalami luka serius, sedangkan 15 lainnya dalam kondisi kritis.

Korban dengan kondisi terparah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Castilla-La Mancha dan Madrid. Tim penyelamat juga melakukan pemeriksaan dan penanganan awal di sebuah gedung olahraga dekat lokasi kecelakaan. (*)