MAKASSAR, UNHAS.TV - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mendorong Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di seluruh sekolah di Makassar, tidak lagi dipahami sekadar ruang pertolongan pertama, melainkan pusat edukasi kesehatan yang membentuk pola hidup sehat siswa sejak dini.
Hal itu disampaikan Munafri saat meresmikan UKS Salewangeeng UPT SPF SD Inpres Perumnas Antang III, Kecamatan Manggala, Jumat (13/2/2026). Ia hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa.
Munafri mengapresiasi inisiatif sekolah menghadirkan fasilitas UKS yang lebih representatif. Namun ia menegaskan, kehadiran UKS harus dimaknai lebih luas sebagai instrumen pembangunan kualitas generasi muda, bukan sekadar tempat siswa beristirahat ketika sakit.
“UKS jangan hanya dimaknai sebagai ruang P3K atau tempat berbaring saat sakit. Ini harus menjadi ruang untuk mengubah kebiasaan dan membentuk generasi yang sehat secara perilaku dan kehidupannya,” ujar Munafri dalam sambutannya.
Ia menyoroti sejumlah persoalan kesehatan yang mulai muncul pada anak usia sekolah dasar, termasuk fenomena pubertas dini dan meningkatnya gangguan kesehatan.
Menurut dia, kondisi tersebut tidak lepas dari pola hidup yang kurang teredukasi, terutama konsumsi makanan ultra-proses dan siap saji yang minim nilai gizi.
Munafri menilai perhatian sekolah selama ini cenderung terfokus pada capaian akademik, sementara aspek tumbuh kembang fisik dan psikologis anak belum mendapatkan porsi optimal.
Padahal, kata dia, kualitas sumber daya manusia tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan intelektual.
“Kita membutuhkan anak-anak yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki fisik yang kuat dan psikologi yang sehat,” katanya.
Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam memastikan asupan gizi anak terpenuhi. Sumber protein sederhana seperti telur, ikan, dan daging disebutnya sebagai pilihan bergizi yang relatif mudah dijangkau masyarakat.
Program Makan Bergizi Gratis
Munafri menyinggung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto sebagai bagian dari upaya pencegahan kekurangan gizi.
Program tersebut, menurut dia, tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga ibu hamil dan ibu menyusui sebagai bagian dari strategi intervensi sejak dini.
Selain penguatan aspek kesehatan, Munafri mendorong integrasi pendidikan dan pembinaan karakter keagamaan dalam proses belajar mengajar.
Ia menyebut fase sekolah dasar sebagai periode krusial yang membutuhkan pendampingan intensif dari guru dan tenaga kependidikan.
Pemerintah Kota Makassar berharap UKS Salewangang di SD Inpres Perumnas Antang III dapat menjadi percontohan bagi sekolah dasar dan madrasah lainnya di Makassar.
Pembenahan kesehatan sejak usia dini, kata Munafri, merupakan fondasi dalam menyiapkan generasi emas Indonesia 2045.
Dengan pendekatan tersebut, UKS diharapkan bertransformasi menjadi ruang edukatif yang aktif membangun kesadaran hidup sehat, bukan hanya ruang singgah saat siswa mengalami gangguan kesehatan. (*)
RESMIKAN UKS. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat meresmikan UKS Salewangeeng UPT SPF SD Inpres Perumnas Antang III, Kecamatan Manggala, Jumat (13/2/2026). Munafri hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa. (dok pemkot makassar)








