Sport

Tendangan Bebas Messi Kunci Kemenangan Argentina, Rekor Baru Lewati Fontaine dan Jairzinho

REKOR BARU - Lionel Messi merayakan gol keenamnya di Piala Dunia 2026 ke gawang Yordania sekaligus menjadi rekor baru. (Screenshot The Sun)

MIAMI, UNHAS.TV - Lionel Messi kembali menulis rekor di Piala Dunia. Kapten Argentina itu mencetak gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun.

Hal itu dilakukan setelah menjebol gawang Yordania lewat tendangan bebas pada Minggu (28/6/2026). Gol tersebut ikut membawa Argentina menang 3-1 dalam laga yang sempat berjalan ketat.

Messi tidak turun sejak awal. Pelatih Lionel Scaloni menyimpannya di bangku cadangan dan baru memasukkannya pada 30 menit terakhir. Saat itu Argentina unggul tipis 2-1 setelah Yordania memperkecil kedudukan melalui Mousa Al Tamari pada babak kedua.

Gol Messi lahir pada menit-menit akhir. Argentina mendapat tendangan bebas sekitar 25 meter dari gawang. Messi maju sebagai eksekutor.

Sepakannya melengkung melewati pagar hidup dan masuk ke gawang Yazeed Abulaila. Kiper Yordania itu tak bergerak, sementara bola masuk cukup dekat ke area tengah gawang.

Catatan itu membuat Messi melewati rekor Just Fontaine dan Jairzinho. Ia kini menjadi pemain dengan rentetan gol terpanjang dalam sejarah Piala Dunia. Rangkaian golnya dimulai sejak babak 16 besar Piala Dunia Qatar 2022 dan terus berlanjut hingga laga melawan Yordania.

Sebelum Messi masuk, Argentina sudah memimpin dua gol. Giovani Lo Celso membuka skor pada babak pertama melalui tendangan bebas.

Gol itu bermula dari pelanggaran Mohannad Abu Taha terhadap Lo Celso di tepi kotak penalti. Abu Taha mendapat kartu kuning. Lo Celso lalu melepaskan tembakan melengkung ke pojok atas gawang.

Gol kedua Argentina datang dari titik penalti. Lautaro Martinez menjadi eksekutor dan menaklukkan Abulaila.

Penalti diberikan setelah Nizar Al Rashdan dianggap melanggar Marcos Senesi dalam duel di kotak penalti. Wasit Istvan Kovacs sempat meninjau tayangan VAR sebelum menunjuk titik putih.

Keputusan itu terasa berat bagi Yordania. Al Rashdan berusaha menjangkau bola dan kakinya mengenai kepala Senesi. Meski kontak terjadi dalam perebutan bola, VAR menilai insiden itu layak dihukum penalti. Lautaro tidak menyia-nyiakan kesempatan.

Yordania tidak menyerah. Setelah minim ancaman pada babak pertama, pelatih Jamal Sellami melakukan pergantian saat jeda. Ali Azaizeh dan Odeh Fakhoury ditarik keluar. Perubahan itu memberi tenaga baru bagi lini depan.

Momen terbaik Yordania datang setelah turun minum. Ehsan Haddad mengirim umpan silang dari sisi kanan. Al Tamari bergerak di belakang Exequiel Paredes dan menyambar bola ke arah gawang. Emiliano Martinez gagal menepisnya. Skor berubah menjadi 2-1.

Gol itu menjaga catatan Yordania yang selalu mencetak gol dalam setiap pertandingan pada debut mereka di Piala Dunia.

Namun, bagi Emiliano Martinez, gol tersebut menggagalkan peluang clean sheet. Kiper Argentina itu masih tertinggal empat laga tanpa kebobolan dari rekor Sergio Romero di tim nasional.

Scaloni kemudian melakukan tiga pergantian sekaligus. Messi termasuk pemain yang masuk. Kehadirannya langsung mengangkat atmosfer stadion. Penonton bereaksi ketika ia mulai melakukan pemanasan dan kembali bersorak saat ia masuk ke lapangan.

Pada awal penampilannya, Messi belum banyak mengubah permainan. Percobaan tendangan bebas pertamanya dari jarak jauh melambung dari sasaran. Argentina juga tidak langsung menambah tekanan. Laga sempat terlihat akan selesai dengan skor tipis.

Namun, Messi tetap menemukan celah. Setelah Argentina mendapat tendangan bebas pada fase akhir laga, ia mengubah peluang itu menjadi gol.

Abulaila kembali kurang tepat dalam mengatur posisi pagar hidup dan titik berdirinya sendiri. Messi memanfaatkannya dengan presisi.

Kemenangan ini memperpanjang awal kuat Argentina di Piala Dunia keenam Messi, sebuah catatan yang juga masuk daftar rekor dalam kariernya.

Argentina kini menatap babak 32 besar melawan Cape Verde pekan depan. Dengan performa seperti ini, peluang Messi memperpanjang rentetan gol menjadi delapan laga terbuka lebar. (*)