TEXAS, UNHAS.TV - Setelah menunggu hampir satu dekade, Tesla akhirnya mengungkap Roadster generasi kedua, mobil dengan keunggulan yang belum dimiliki mobil lainnya.
Dipimpin langsung oleh CEO Elon Musk, peluncuran ini digelar di fasilitas uji roket SpaceX di Texas dengan demonstrasi spektakuler: mobil listrik dua tempat duduk itu mampu berkendara terbalik, melompat di udara, berputar (barrel roll), dan mendarat dengan lembut menggunakan thruster.
Musk menyebut acara itu sebagai kolaborasi "perusahaan mobil terbaik di dunia dan perusahaan roket terbaik di dunia". Ia bahkan menyatakan, "Turns out the future does have flying cars" (Ternyata masa depan memang punya mobil terbang).
Pada acara yang disiarkan langsung, Roadster diperkenalkan sebagai mobil yang memiliki teknologi sistem hisap (suction fan) multi-mode sehingga mudah menempel di jalan bahkan saat terbalik di ramp berbentuk setengah loop roller coaster.
Keunggulan lainnya, mobil ini bisa berputar di udara, lalu mendarat menggunakan 10 cold-gas thruster bertekanan tinggi (udara terkompresi, bukan bahan bakar roket).
Mobil ini bahkan bisa melompati deretan kendaraan Tesla (Cybercab, Cybertruck, Semi, Model Y, dan Model 3) sambil melakukan barrel roll di ketinggian sekitar 8 meter. Kemampuan percepatannya pun menakjubkan karena bisa mencapai 0–60 mph (0–97 km/jam) dalam 0,81 detik dengan bantuan thruster.
Sistem thruster atau sistem semburan ini menggunakan sekitar 600 liter udara bertekanan tinggi (sekitar 250 kg) yang bisa diisi ulang oleh mobil itu sendiri. Semburan ini juga membantu akselerasi dan memberikan downforce ekstrem untuk cornering lebih dari 2G.
Tesla akan menjual Roadster dalam tiga jenis. Pertama, Performance (siap jalan): mobil dengan dua tempat duduk, memiliki sistem hisap, aerodinamika aktif, serta cocok untuk jalan raya.
Jenis kedua, Thrust (siap balap), mobil yang memiliki tambahan thruster di bagian belakang untuk akselerasi di bawah 1 detik. Jenis terakhir, Rocket (siap terbang) yang hanya memiliki satu tempat duduk. Mobil yang hanya untuk mereka yang diundang khusus untuk dimiliki ini dilengkapi thruster di sekeliling bodi sehingga benar-benar mampu "terbang" singkat dan melakukan manuver di udara. Versi ini tidak untuk penggunaan di jalan umum.
Semua jenis Roadster itu memiliki jarak tempuh sekitar 480 km per pengisian. Harga resmi belum diumumkan namun pemesanan sudah dibuka dengan uang panjar 50 ribu Dollar AS untuk jenis Performance dan 250 ribu Dollar AS untuk Thrust.
Masih Lama Menunggu
Meski demonstrasinya mengesankan, produksi massal baru dijadwalkan mulai 2028. Roadster generasi kedua pertama kali diperkenalkan konsepnya pada 2017 dengan target pengiriman 2020, namun terus tertunda.
Musk sendiri mengakui mobil ini "tidak terlalu dioptimalkan untuk keselamatan" dan lebih mengutamakan kesenangan. Versi yang benar-benar bisa terbang (Rocket) kemungkinan besar hanya untuk track atau acara khusus karena regulasi kendaraan terbang masih sangat ketat di banyak negara.
Namun, secara umum mobil ini memiliki kemampuan percepatan 0–60 mph di bawah 1 detik (hingga 0,81 detik dengan thruster). Kecepatan puncak aktual lebih dari 370 km/jam ini bagi Elon Musk masih bisa ditingkatkan malah bisa mendekati setengah kecepatan suara.(*)
Roadster



-300x149.webp)
-300x169.webp)


-300x163.webp)
