Sosial

Tim Ekspedisi Patriot Unhas Latih Pemuda Saharey Kelola Pariwisata Berkelanjutan

POKDARWIS - Tim Ekspedisi Patriot Unhas melatih 24 pemuda Pokdarwis Saharey di Kampung Saharey, Fakfak, Senin, 21 September 2026. Pelatihan membekali peserta mengelola wisata pesisir secara profesional, mandiri, dan berkelanjutan. (Dok TEP Unhas)

FAKFAK, UNHAS.TV – Tim Ekspedisi Patriot (TEP) Transformatif Ekosistem Pesisir Universitas Hasanuddin menggelar Pelatihan Manajemen Pariwisata Berkelanjutan bagi 24 pemuda Kelompok Sadar Wisata atau Pokdarwis Saharey di Kampung Saharey, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan Tim 19 TEP Unhas itu diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pemuda dalam mengelola potensi wisata pesisir, budaya lokal, dan lingkungan secara berkelanjutan.

Tim yang mendapat pendampingan dari Prof. Nita Rukminasari tersebut menggandeng Pemerintah Kabupaten Fakfak.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Fakfak Muhammad Ilham Nurdin dan Analis Objek Wisata Ghean Rismanto turut memberikan pembekalan kepada peserta.

Sebanyak tujuh materi diberikan selama pelatihan. Materi itu meliputi hospitality dan layanan homestay, pemasaran digital, manajemen usaha dan keuangan, pengelolaan sampah dan sanitasi wisata, keamanan wisata air, pemanduan wisata alam dan budaya, serta pengelolaan ekosistem mangrove.

Pelatihan tersebut tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan pelayanan wisata. Peserta juga dibekali pengetahuan tentang pengelolaan lingkungan pesisir untuk menjaga daya tarik wisata Kampung Saharey.

“Pemuda adalah kunci masa depan pariwisata daerah. Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan masyarakat lokal, khususnya anak muda, tidak sekadar menjadi penonton, melainkan menjadi aktor utama yang mandiri dan berdaya dalam mengelola potensi Kampung Saharey secara berkelanjutan,” kata Nita.

Menurut dia, keterlibatan masyarakat lokal menjadi penting agar pengembangan pariwisata memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga ekosistem pesisir.

Program tersebut menjadi bagian dari kolaborasi Unhas, Pemerintah Kabupaten Fakfak, dan masyarakat Kampung Saharey.

Melalui pelatihan ini, pemuda Pokdarwis diharapkan mampu mengelola potensi wisata dengan pendekatan yang lebih profesional tanpa mengabaikan perlindungan lingkungan dan kekayaan budaya lokal. (*)