Ekonomi
Pendidikan
Sulsel

Tim PKM Skema Kemitraan Unhas Latih Pengusaha Ikan Kering Selayar Kelola Bisnis Digital

PELATIHAN - Tim PKM Skema Kemitraan Unhas menggelar pelatihan kesiapan kerja dan manajemen bisnis digital bagi pengusaha ikan kering di Kabupaten Kepulauan Selayar di Kampus Vokasi Unhas Selayar, Kota Benteng, Minggu (31/5/2026) lalu. (Dok PKM FEB Unhas)

SELAYAR, UNHAS.TV - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Skema Kemitraan Universitas Hasanuddin (Unhas) menggelar pelatihan kesiapan kerja dan manajemen bisnis bagi pelaku usaha ikan kering di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini berlangsung di Kampus Vokasi Unhas Selayar, Jalan Poros Bandara Aroepala, Kota Benteng, Minggu (31/5/2026) lalu.

Program bertajuk “Pelatihan Kesiapan Kerja dan Pemberdayaan Ekonomi Kewirausahaan bagi Pengusaha Ikan Kering” itu diarahkan untuk memperkuat sektor ekonomi pesisir.

Tim PKM Unhas menyasar pelaku usaha ikan kering karena komoditas ini menjadi salah satu produk lokal yang dekat dengan kehidupan masyarakat Selayar.

Kegiatan tersebut dipimpin Guru Besar Ilmu Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas, Prof Idayanti Nursyamsi, selaku ketua tim pengusul. Dalam pelaksanaannya, tim Unhas bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Baloka Mandiri.

Ketua BUMDes Baloka Mandiri, Abdul Razak, membuka kegiatan dengan memberi apresiasi kepada Unhas.

Ia menilai kehadiran tim akademisi memberi dukungan nyata bagi pengembangan usaha masyarakat, terutama pada sektor pengolahan ikan kering yang selama ini menjadi bagian penting ekonomi pesisir Selayar.

Prof. Idayanti mengatakan pelatihan ini disusun untuk menjawab persoalan tata kelola usaha yang dihadapi perajin dan pengusaha ikan kering.

Menurut dia, pelaku usaha tidak cukup hanya mengandalkan pengalaman produksi, tetapi juga perlu memahami pemasaran, pengelolaan sumber daya manusia, dan mutu produk.

“Kami hadir untuk memberikan penguatan kewirausahaan yang nyata. Melalui ekosistem Kampus Vokasi Unhas di Selayar ini, para pengusaha ikan kering dibekali ilmu manajemen bisnis yang modern, mulai dari strategi pemasaran, perencanaan SDM, hingga manajemen mutu produk agar mampu menembus pasar yang lebih luas,” kata Prof. Idayanti.

Praktik Penggunaan Aplikasi

Salah satu agenda utama pelatihan ialah demonstrasi aplikasi bisnis berbasis online. Dalam sesi ini, peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi melalui gawai.

Aplikasi tersebut diperkenalkan untuk membantu pencatatan keuangan, pengelolaan usaha, dan pemasaran produk secara lebih efektif.



PELATIHAN - Tim PKM Skema Kemitraan Unhas menggelar pelatihan kesiapan kerja dan manajemen bisnis digital bagi pengusaha ikan kering di Kabupaten Kepulauan Selayar di Kampus Vokasi Unhas Selayar, Kota Benteng, Minggu (31/5/2026) lalu. (Dok PKM FEB Unhas)


Pelatihan berlangsung secara hybrid. Sebagian narasumber yang tidak dapat hadir langsung tetap memberi materi melalui Zoom. Format ini membuat transfer pengetahuan tetap berjalan, meski terdapat kendala akses ke lokasi kegiatan.

Tim PKM Unhas juga menghadirkan sejumlah akademisi FEB Unhas, yakni Prof Dr Muhammad Idrus Taba MSi, Prof Dr Cepi Pahlevi SE MSi, Prof Dr Mahlia Muis SE MSi, Dra Andi Reni MSi PhD, dan Dr Andi Nur Bau Massepe SE MM CRBC.

Mereka berbagi materi mengenai manajemen usaha, penguatan kapasitas kewirausahaan, dan kesiapan menghadapi pasar digital.

Selain dosen, kegiatan ini melibatkan mahasiswa Unhas, yaitu Abdi Permana Putra, Andi Muh Fakhrul Wahyudi, dan Andi Muh Farid Hadi. Mereka mendampingi peserta saat simulasi penggunaan aplikasi bisnis.

Melalui program ini, pelaku usaha ikan kering di Selayar diharapkan mampu meningkatkan mutu produk, memperbaiki tata kelola usaha, dan memperluas akses pasar. Penguatan kapasitas tersebut juga ditargetkan memberi kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (*)