TAKALAR, UNHAS.TV – Suasana hangat menyambut hari pertama Ramadan 1447 Hijriah di sejumlah daerha di Sulawesi Selatan. Salah satunya juga dirasakan warga di Kabupaten Takalar.
Sejumlah warga Takalar yang bekerja maupun berkuliah di Kota Makassar memilih balik ke kampung halaman tepat sebelum 1 Ramadhan. Itu dilakukan demi merasakan khidmatnya puasa pertama bersama keluarga tercinta.
Bagi Muh Aqram Syauqi Larigau SSos, seorang pekerja di Makassar, kepulangannya ke Takalar bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan upaya menjaga tradisi keluarga yang sudah mengakar kuat.
"Alasan pertama saya pulang adalah keluarga, karena di keluarga kami sendiri itu sudah menjadi tradisi ataupun budaya untuk melakukan yang namanya puasa pertama pada saat Ramadan," ujarnya.
"Selain itu, saya ingin kumpul lagi sama teman-teman di kampung dan melepas penat dari hiruk pikuknya Kota Makassar," ujar Aqram saat ditemui di kediamannya di Takalar.
Senada dengan Aqram, Syamsul Rizal, seorang mahasiswa Universitas Hasanuddin, juga terlihat sudah berada di kampung halamannya sejak pagi hari.
Bagi Syamsul, momen awal Ramadan di rumah adalah waktu yang tepat untuk memulihkan kondisi mental sebelum kembali menghadapi tekanan akademis di kampus.
"Saya sendiri ingin pulang kampung di hari pertama puasa ini karena saya ingin mere-charge energi sebelum beraktivitas di semester baru. Jadi saya ingin berkumpul bersama keluarga di hari pertama ini, merasakan momen-momen awal dalam berpuasa untuk sekadar mengisi energi," ungkap Syamsul.
Fenomena "pulang kampung" singkat di awal Ramadhan ini memang menjadi tren tahunan bagi masyarakat yang merantau di daerah penyangga seperti Makassar.
Mereka tak ingin ketinggalan merasakan suasana Ramadhan di daerah berjuluk Butta Panrannuangku tersebut. Terutama saat momen sahur dan buka puasa perdana yang dianggap sebagai waktu paling sakral untuk mempererat tali silaturahmi.
(Amina Rahma Ahmad / Unhas.TV)
PULKAM - Muh Aqram dan Syamsul Rizal, dua warga Takalar yang memilih pulkam menyambut 1 Ramadan di kampung halaman. (unhas tv/amina rahma ahmad)





 Damkarnat Kota Makassar, Abdul Fahmi-300x180.webp)


